Haji Mabrur Bukan Sekadar Pulang Membawa Gelar

Serial Muhasabah Dari Mihrab Maya

Ragam8 Dilihat

Oleh : Ust Abdul Latif Khan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Haji mabrur bukan sekadar pulang membawa gelar.
Ia adalah pulang membawa hati yang lebih tunduk.

Bukan hanya tentang sampai ke Makkah, tetapi tentang sampai kepada Allah.

Bukan hanya thawaf mengelilingi Ka‘bah, tetapi juga mengelilingi hidup dengan ketaatan.

Bukan hanya berdiri di Arafah, tetapi berani mengakui dosa di hadapan Rabb Yang Maha Pengampun.

1. Haji yang Mengubah Hati

Haji mabrur terlihat setelah pulang.

BACA JUGA :  Kubur Bukan Tempat Kematian, Ia Adalah Gerbang Kehidupan yang Baru

Lisannya lebih lembut.
Matanya lebih mudah menangis.
Tangannya lebih ringan memberi.
Hatinya lebih takut menyakiti.

Ia tidak pulang untuk merasa lebih suci.
Ia pulang untuk lebih rendah hati.

2. Haji yang Membersihkan Dosa

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa berhaji karena Allah, lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti hari ketika dilahirkan ibunya.”
HR. Bukhari dan Muslim.

Betapa besar rahmat Allah.

BACA JUGA :  Ketika Sepi Mendera Hati

Seorang hamba datang dengan dosa.
Lalu Allah bukakan pintu ampunan.

3. Tanda Haji Mabrur

Tandanya bukan hanya air mata di Tanah Suci.

Tandanya adalah perubahan setelah kembali ke rumah.

Shalatnya lebih dijaga.
Akhlaknya lebih indah.
Hartanya lebih bersih.
Keluarganya lebih ia sayangi.
Umat lebih ia pedulikan.

4. Balasan Haji Mabrur

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Haji mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.”
HR. Bukhari dan Muslim.

Surga.

BACA JUGA :  "Para Penghuni Neraka”

Itulah balasan bagi haji yang diterima.

Bukan karena banyaknya langkah.
Tetapi karena benarnya niat.
Bersihnya hati.
Dan lahirnya perubahan hidup setelah ibadah itu selesai.

Penutup

Ya Allah, jangan jadikan haji kami hanya perjalanan tubuh.

Jadikan ia perjalanan jiwa.

Jadikan kami pulang sebagai hamba yang lebih taat.
Lebih lembut.
Lebih ikhlas.
Lebih dekat kepada-Mu.

Ya Allah, karuniakan kepada kami haji yang mabrur.

Aamiin.

Editor : Ust M. ismail Chair Tanjung, SH.I