Pejabat Senior Iran Mengatakan: Perang Baru Berakhir Jika AS Bayar Kompensasi dan Hengkang Dari Teluk Persia

News128 Dilihat

Teheran, 23 Maret 2026.

TEHERAN, PROMEDIA.NEWS |  Iran saat ini memiliki seorang penasehat militer kawakan, Jenderal Mohsen Rezaei. Ayatollah Mojtaba Khamenei baru saja menunjuknya menjadi penasihat militer langsung untuk pemimpin tertinggi Iran.

Mohsen Rezaei adalah mantan panglima IRGC era perang teluk, dan setelah itu malang melintang di beberapa jabatan penting Iran sampai pensiun. Sekarang dia turun gunung lagi.

Ayatollah Mojtaba Khamenei juga memerintahkan semua pejabat tinggi Iran saat ini untuk tetap pada pos masing-masing, tidak ada pergantian banyak posisi. Masih dengan posisi yang sama saat era almarhum Ali Khamenei.

Mohsen Rezaei terkenal sangat keras, tegas, dan tanpa kompromi. Dia salah satu senior militer Iran paling berpengalaman saat ini di tubuh angkatan bersenjata Iran setelah beberapa senior lain terbunuh di awal perang dan di perang 12 hari lalu.

BACA JUGA :  Jarang Terjadi! Netanyahu Minta Trump Tunda Serangan ke Iran: “Bang, Jangan Sekarang” 

Saat ini, angkatan bersenjata Iran dalam kondisi fit dan rapi, walaupun banyak jenderal tewas dalam dua perang dengan Israel, barisan kepemimpinan militer Iran masih sangat solid.

Terutama di barisan IRGC, banyak senior yang masih hidup, dan banyak jenderal berpengalaman masih eksis dan memimpin perang.

Bahkan saat ini, banyak Jenderal muda yang diisi kedalam angkatan bersenjata agar lebih gesit dan lebih kreatif dalam berperang.

Dalam tubuh IRGC, tidak semua pemimpin militer nya terkenal dan populer, ada juga banyak pemimpin mereka yang kurang terkenal secara popularitas tapi memiliki kapasitas yang sangat mumpuni. Pure prajurit yang fokus perang.

BACA JUGA :  Mantan Dirjen CIA Jhon Brennan: "Saya Lebih Percaya Iran Daripada Donald Trump!"

Kemampuan Iran melakukan perlawanan sengit terhadap AS dan Israel saat ini tidak terlepas dari kondisi tubuh IRGC yang masih sangat fit.

Baru baru ini, Presiden AS menawarkan 10 juta dolar bagi siapa saja yang mampu membunuh pimpinan utama IRGC. AS melihat IRGC sebagai kekuatan yang sangat sulit dilumpuhkan.

Pada awal awal perang bulan lalu, AS dan Israel menargetkan bisa membunuh sebanyak banyaknya pimpinan IRGC, tapi gagal. Para pimpinan IRGC saat ini yang tersisa adalah juga mereka yang memiliki kemampuan sangat baik dalam perang.

IRGC memiliki komando organisasi yang unik, dia lebih powerfull daripada angkatan bersenjata regular Iran. IRGC bertanggung jawab langsung kepada pemimpin tertinggi Iran, bukan kepada presiden, panglima, atau kepada menteri pertahanan.

BACA JUGA :  Pemimpin Tertinggi Iran Sampaikan Pesan Tahun Baru Iran: Soroti Konflik, Persatuan Nasional, dan Kemenangan “Pejuang Islam”

Para pemimpin IRGC saat ini memimpin perang di lapangan, baik dibawah Tanah atau di darat permukaan, mereka aktif bahkan sampai membriefing langsung peluncuran setiap rudal ke Israel dan kepentingan AS.

Penugasan baru saat ini yang dikomandoi langsung oleh Ayatollah Mojtaba Khamenei, menunjukkan roda organisasi militer Iran berjalan efektif dan masih sangat kuat dan mampu meladeni perang panjang.

Itulah kenapa, laporan badan intelijen Israel menyebut, perang dengan Iran diluar ekspektasi dan diluar hitungan awal Israel, yang menganggap mudah menaklukkan Iran.

Israel dan AS saat ini kehilangan kontrol dalam perang, tidak memiliki peta yang jelas, kehilangan orientasi, apalagi mau mencapai tujuan regime change. Ini semakin jauh dari harapan.

By: Syafaruddin Sikumbang.