Washington, 24 Maret 2026.
WASHINGTON, PROMEDIA.NEWS | ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ป๐๐ฎ๐๐ฎ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฒ๐ท๐๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ด๐๐ป๐ฐ๐ฎ๐ป๐ด ๐ธ๐ฎ๐น๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ผ๐น๐ถ๐๐ถ๐ธ ๐๐บ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ธ๐ฎ, ๐บ๐ฎ๐ป๐๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐ฟ๐ฒ๐ธ๐๐๐ฟ ๐๐ฒ๐ป๐๐ฟ๐ฎ๐น ๐๐ป๐๐ฒ๐น๐น๐ถ๐ด๐ฒ๐ป๐ฐ๐ฒ ๐๐ด๐ฒ๐ป๐ฐ๐ (๐๐๐), ๐๐ผ๐ต๐ป ๐๐ฟ๐ฒ๐ป๐ป๐ฎ๐ป, ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ด๐ฎ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฎ๐ต๐๐ฎ ๐ถ๐ฎ ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐ฐ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐๐ป๐ด ๐บ๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ฐ๐ฎ๐๐ฎ๐ถ ๐๐ฟ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ถ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฟ๐ฒ๐๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ป ๐๐ผ๐ป๐ฎ๐น๐ฑ ๐ง๐ฟ๐๐บ๐ฝ. Pernyataan ini muncul di tengah kekacauan informasi terkait klaim Trump tentang pembicaraan damai dengan Iran.
Brennan, yang menjabat sebagai Dirjen CIA dari 2013 hingga 2017 di bawah pemerintahan Obama, melontarkan kritik pedas ini dalam wawancara dengan MS NOW’s The Weeknight pada Senin (23/3) malam.
“Dia Tidak Bisa Mengakui Kebenaran Meski Ditampar Berkali-Kali”
Pernyataan kontroversial Brennan berawal dari pertanyaan host Symone Sanders-Townsend yang mengaku “wary” (waspada) mempercayai rezim otoriter Iran dibandingkan presiden Amerika Serikat. Brennan menjawab dengan terus terang:
“Saya Cenderung Lebih Percaya Iran Daripada Donald Trump”
“That’s crazy,” jawab host terkejut. Brennan kemudian menjelaskan alasannya dengan tajam: “Karena Dia (Trump) tidak bisa mengakui Kebenaran bahkan ketika itu terus menerus Ditampar diwajahnya, dan sudah jelas bahwa dia sedang kebingungan sekarang. Dia sedang mencoba mencari cara untuk keluar dari kekacauan yang telah ia ciptakan sendiri.”
Trump Klaim Ada Pembicaraan Produktif, Iran Bantah Keras.
Kekacauan informasi yang dimaksud Brennan bermula pada Senin pagi, ketika Trump mengumumkan di Truth Social bahwa ia telah menunda rencana menyerang infrastruktur listrik Iran. Keputusan itu diambil, menurut Trump, setelah pembicaraan “๐ฃ๐ฅ๐ข๐๐จ๐๐ง๐๐” dengan seorang pejabat senior Iran.
Iran langsung membantah. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ธ๐ผ๐บ๐๐ป๐ถ๐ธ๐ฎ๐๐ถ ๐น๐ฎ๐ป๐ด๐๐๐ป๐ด antara Teheran dan Washington.
Namun Trump tidak mundur. Dalam wawancara dengan wartawan sebelum menaiki Air Force One, ia bersikeras bahwa utusan khusus Steve Witkoff dan menantunya Jared Kushner telah berbicara dengan “๐๐ฒ๐๐ฒ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ป๐ด” dan diskusi berlangsung hingga Minggu malam.
“Tidak Ada yang Bicara Otoritatif Untuk Iran”
Brennan merespons klaim Trump dengan analisis intelijen yang mendalam. Ia tidak menampik kemungkinan adanya komunikasi tidak langsung.
“Mereka mungkin berbicara dengan orang-orang secara tidak langsung, dan kita tahu bahwa Turki serta Mesir sedang mencoba menjadi mediator untuk masalah ini,” ujarnya.
Namun Brennan menegaskan perbedaan antara “๐ธ๐ผ๐ป๐๐ฎ๐ธ ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐น๐ฎ๐ป๐ด๐๐๐ป๐ด” dengan “๐ป๐ฒ๐ด๐ผ๐๐ถ๐ฎ๐๐ถ ๐ผ๐๐ผ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ๐ณ”.
“Tapi saya tidak percaya ada siapa pun saat ini yang berbicara secara Otoritatif atas nama Pemerintahan Trump” tegasnya.
Trump: “Jika Negosiasi Gagal, Kita Akan Terus Membom”
Trump sendiri terus mengirim pesan yang membingungkan. Pada momen yang sama, ia mengumumkan bahwa AS akan “๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ฎ๐๐ฎ๐ถ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ” (jointly control) Selat Hormuz dengan Iran setelah perang berakhir, dan menjanjikan akan ada “๐ฏ๐ฒ๐ป๐๐๐ธ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ด๐ฎ๐ป๐๐ถ๐ฎ๐ป ๐ฟ๐ฒ๐๐ถ๐บ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ ๐๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐” di Republik Islam.
Ia juga mengklaim sedang berbicara dengan seorang pemimpin Iran yang “๐ต๐ผ๐ฟ๐บ๐ฎ๐” dan bisa menjadi “๐ฎ๐ฝ๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด ๐ธ๐ถ๐๐ฎ ๐ฐ๐ฎ๐ฟ๐ถ.”
Namun di sisi lain, Trump juga mengancam: “๐๐ถ๐ธ๐ฎ ๐ป๐ฒ๐ด๐ผ๐๐ถ๐ฎ๐๐ถ ๐ด๐ฎ๐ด๐ฎ๐น, ๐ธ๐ถ๐๐ฎ ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ ๐บ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ผ๐บ ๐๐ฒ๐ฝ๐๐ฎ๐๐ป๐๐ฎ.”
Bukan Pertama Kali Brennan Kritik Trumpย
Ini bukan kali pertama Brennan melancarkan kritik pedas terhadap kebijakan luar negeri Trump. Sebelumnya, pada awal Maret, ia menyebut perang dengan Iran sebagai “๐๐ฟ๐ฎ๐ด๐ถ๐, ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐บ๐ฎ๐๐๐ธ ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐น, ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐ต๐ถ๐น๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ป๐๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐น๐.”
Brennan juga mengkritik bahwa pemerintahan Trump “๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ฑ๐ฎ-๐ป๐ด๐ฎ๐ฑ๐ฎ” untuk membenarkan operasi militer terhadap Iran.
Mengenai kemungkinan invasi darat, Brennan juga telah memperingatkan bahwa Trump “๐๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ ๐บ๐๐ป๐ด๐ธ๐ถ๐ป ๐บ๐ฒ๐บ๐๐๐๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ป๐๐๐ธ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฒ๐บ๐ฝ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฝ๐ฎ๐๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฆ ๐ฑ๐ถ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐” di Iran, meskipun Trump menyangkal.
“Semua langkahnya tidak mempertimbangkan efek kedua, ketiga dan keempat. Dia hanya melihat ” Apa langkah saya selanjutnya?” kritik Brennan.
Dampak Pernyataan Brennanย
Pernyataan mantan Dirjen CIA yang masih memiliki reputasi besar di kalangan intelijen dan politik ini menjadi tamparan keras bagi kredibilitas pemerintahan Trump. Di tengah perang yang telah menewaskan lebih dari 1.200 warga Iran dan puluhan tentara AS, kebingungan soal apakah benar ada negosiasi atau hanya “sandiwara” Trump semakin menjadi sorotan publik dan kongres.
Seperti kata Brennan, “Trump mungkin memang kebingungan mencari jalan keluar dari kekacauan yang ia ciptakan, dan disaat yang sama duni bertanya-tanya; siapa sebenarnya yang harus dipercaya?”
Penulis: Pancaa Prawira. https://www.facebook.com/share/1Tb1g24vYf/
By: Syafaruddin Sikumbang.






