Kapal dan Minyak Iran Dilelang Rp 1,17 Triliun di Indonesia, Jadi Sorotan Internasional

News424 Dilihat

Jakarta, 27 Maret 2026.

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Direktur The National Maritime Institute, Siswanto Rusdi, mengungkapkan bahwa polemik terbaru antara Indonesia dan Iran berkaitan dengan penahanan sebuah kapal tanker milik Iran oleh otoritas Indonesia.

Menurut sumber internal, pihak Iran menaruh harapan besar agar pemerintah Indonesia memberikan kelonggaran terhadap aset yang kini berada dalam penguasaan negara tersebut.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS; Krisis di Pulau Matak: Puluhan Pelajar Anambas Keracunan MBG, Rumah Sakit Meluap

Namun, perkembangan terbaru justru menunjukkan arah berbeda. Kapal tanker tersebut resmi dimasukkan ke dalam bursa lelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Tidak hanya kapal, muatan minyak mentah jenis Light Crude Oil (LCO) yang berada di dalamnya juga dilelang dalam satu paket. Langkah ini langsung menarik perhatian investor internasional karena nilai aset yang sangat besar.

BACA JUGA :  Tanker Pertamina Tak Boleh Lintasi Selat Hormuz, Iran : "Kami Masih Sakit Hati"

Pemerintah menetapkan nilai limit lelang mencapai Rp 1,17 triliun, angka yang dinilai wajar mengingat spesifikasi kapal serta volume dan nilai ekonomis muatan minyak yang dibawanya.

Kasus ini pun berpotensi menambah dinamika hubungan Indonesia–Iran, terutama dalam konteks hukum maritim, kedaulatan, serta kepentingan ekonomi global di sektor energi.

Penulis: Lhynaa Marlinaa (Marlina) https://www.facebook.com/share/1CtvyzonYV Daily Vlog | News Agregator | Citizen Journalist

BACA JUGA :  Mahasiswa Demo Desak Polrestabes Medan Ungkap dan Tangkap Pelaku Pembakar Mobil Pengacara Yang Menolak Perubuhan Masjid Al Ihklas Percut Sei Tuan

By: Syafaruddin Sikumbang.