Diperiksa Kejagung; Diduga Terlibat Pengutipan Uang Desa, Tiga Jaksa Kejari Padang Lawas

By : Yusrizal Nasution

News284 Dilihat

Padang Lawas, 31 Januari 2026.

PADANG LAWAS, PROMEDIA.NEWS | Gelombang penertiban internal kembali bergulir di tubuh institusi Adhyaksa.

Kali ini, tiga jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Sumatera Utara, harus menjalani pemeriksaan intensif di Jakarta terkait dugaan praktik pengutipan uang desa.

Ketiga jaksa tersebut diperiksa oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung.

BACA JUGA :  Setahun Muslim Syah Margolang Buron, Kejati Sumut Didesak Ambil Alih Pengawasan dan Percepat Penangkapan DPO Korupsi Disdik Batu Bara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka telah dibawa ke Jakarta pada Kamis malam, 22 Januari 2026, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah diantar ke Kejagung kemarin malam,” ujar seorang sumber yang mengetahui proses penyerahan ketiga jaksa tersebut.

Sumber lain menyebutkan, salah satu jaksa yang tengah diperiksa adalah Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga.

BACA JUGA :  Politik Golkar Sumut Memanas: Isu Konspirasi Singkirkan Ijeck oleh Tangan Tangan Kotor Politik Demi Ambisi Bobby Nasution di 2029 Mencuat.

Dua jaksa lainnya masing-masing menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen, Ganda Nahot Manalu, serta Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Zul Irfan.

Ketiganya diketahui berangkat dari Sumatera Utara menuju Jakarta menggunakan pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG979 dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Setibanya di Jakarta, mereka langsung diserahkan kepada tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi Kejaksaan Agung.

BACA JUGA :  LAPORAN INVESTIGASI: MEMBEDAH LABIRIN DADAN HINDAYANA

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung secara tertutup dan intensif di lingkungan Kejaksaan Agung.

Pihak kejaksaan belum memberikan keterangan resmi terkait materi pemeriksaan maupun status hukum ketiga jaksa tersebut.

By: Syafaruddin Sikumbang.