News

Pesan Ayatullah Abbasi, Rektor Universitas Internasional Al-Mustafa‌ Iran, kepada Syaikh Al-Azhar Mesir

Teheran, 22 Maret 2026.

TEHERAN, PROMEDIA.NEWS |  Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kepada Yang Terhormat, Prof. Dr. Ahmad Muhammad Ahmad At-Thayyib Imam Besar dan Syaikh Al-Azhar.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya ingin menyampaikan keheranan dan keprihatinan saya yang mendalam atas pernyataan Dewan Fatwa Al-Azhar yang dikeluarkan beberapa hari terakhir ini, di tengah-tengah agresi biadab Amerika Serikat dan sekutu regionalnya yang keji, yaitu rezim pendudukan Zionis.

Pernyataan tersebut, di satu sisi menekankan pentingnya menjaga kesucian darah kaum muslimin dan mematuhi hukum internasional, namun di sisi lain mengutuk tindakan militer Republik Islam Iran yang ditujukan terhadap pos-pos Amerika dan rezim Zionis di negara-negara kawasan. Pernyataan itu menggambarkan serangan-serangan tersebut sebagai langkah yang mendorong ketidakstabilan kawasan.

 

Beberapa poin terkait hal ini ingin saya sampaikan kepada Anda:

  1. Anda tentu mengetahui bahwa Amerika dan Israel, di tengah-tengah proses perundingan, dengan tujuan meruntuhkan dan memecah-belah Iran Islam, di bulan suci Ramadhan menyerang wilayah Iran Islam. Mereka gugurkan Imam dan Pemimpin Besar, seorang ulama, serta sejumlah komandan militer dan sebagian rakyat Iran Islam yang terzalimi. Apakah menurut pandangan Anda dan Dewan Fatwa Al-Azhar, bangsa Iran dan kekuatan militernya dalam situasi seperti ini memiliki pilihan selain untuk melawan? Mengapa Anda dan dewan tersebut tidak merasa perlu untuk mengutuk agresi terbuka terhadap wilayah sebuah negara Islam yang dilakukan oleh kaum Yahudi Zionis ini? Bukankah ini sesuai dengan sabda Nabi Besar Muhammad SAW: “Barang siapa yang mendengar seruan seorang muslim ‘Wahai kaum muslimin, tolonglah!’ lalu ia tidak memenuhinya, maka ia bukanlah seorang muslim.” Dalam kondisi darurat yang menimpa umat muslim Iran, apa pembenaran atas sikap diam ini?

 

  1. Dalam pernyataan Dewan Fatwa Al-Azhar, mengutuk serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di negara-negara kawasan. Sungguh aneh! Amerika menggunakan fasilitas yang berada di negara-negara kawasan untuk menyerang sebuah negara Islam, dan sebagai tanggapan, kekuatan militer kami melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan mereka, mengingat penerbangan pesawat-pesawat Amerika persis berasal dari pangkalan-pangkalan tersebut. Namun, yang sangat mengejutkan, Dewan Fatwa Al-Azhar mengabaikan serangan pihak agresor dan malah mengutuk hak internasional dan hukum kami untuk membela diri secara sah serta menghukum pihak agresor! Bukankah Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Al-Karim: “Maka barangsiapa menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu.” (QS. Al-Baqarah: 194). Apakah Anda tidak berpikir bahwa para pengikut Anda akan menghadapi kebingungan (keraguan) ketika dihadapkan pada pendekatan ganda (standar ganda) dan ketidakpatuhan terhadap perintah Al-Qur’an ini?

 

  1. Disebutkan dalam pernyataan tersebut, mengutuk serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di negara-negara kawasan. Prof. Dr. At-Thayyib, mengapa Dewan Fatwa universitas Anda tidak memberikan peringatan kepada negara-negara tetangga ini agar tidak menyerahkan wilayah negara Islam kepada orang-orang kafir harbi (yang memerangi Islam) Amerika? Bukankah Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’anul Karim: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin (aulia), sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (QS. Al-Maidah: 51). Dan dalam ayat lain: “Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah.” (QS. Ali Imran: 28). Bukankah menyerahkan wilayah dan langit sebuah negara Islam kepada orang-orang kafir harbi ini merupakan bentuk nyata dari pelanggaran terhadap perintah-perintah ilahi dan Al-Quran ?

 

  1. Pimpinan Al-Azhar yang terhormat, marilah kita sedikit merenungkan masa depan dunia Islam dan umat muslim. Apakah Israel dan Amerika hanya musuh bagi Iran? Bukankah sesungguhnya kesalahan negara Islam Iran adalah karena pembelaan nyata terhadap kaum tertindas di Gaza yang mulia? Terimalah peringatan wahai saudara dari saya ini dengan serius, bahwa sikap diam dalam bencana saat ini akan memberikan dampak serius terhadap masa depan umat Islam.

Prof. Dr. At-Thayyib, marilah kita bergandengan tangan dan berkumpul di bawah naungan Al-Quran. Marilah kita bersatu dan, berdasarkan keadilan Al-Quran, berbicara dan bertindak melawan Zionisme yang jahat. Terlepas dari keharusan untuk menjawab pertanggungjawaban di Hari Kiamat atas ucapan dan diam kita hari ini, generasi mendatang akan menilai perkataan dan tindakan kita saat ini.

Wassalamu ‘ala manit taba’al huda (Hanya keselamatan semoga tercurah bagi mereka yang mengikuti petunjuk).

Penulis: Ayatullah Dr. Ali Abbasi;  Rektor Universitas Internasional Al-Musthafa  Iran, 29 Ramadhan 1447 H

By: Syafaruddin Sikumbang

redaksipro

Recent Posts

Hak Hukum Tidak Dipergunakan, Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Roy Suryo

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…

21 Juli 2026

Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Praperadilan, Asumsi Tidak Ada Dasar Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…

21 Juli 2026

LIPPSU Soroti Dugaan Bayang-Bayang Kekuasaan Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan di Balik Mutasi Birokrasi Deliserdang

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…

21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Di Perumahan Mewah Grand Polonia Medan, Ini Penjelasan Kapolrestabes

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ledakan dahsyat dari pipa gas  menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan…

21 Juli 2026

Dari Tower B Rs Haji Medan, Jejak Anggaran UPTD Kesehatan Dinkes Sumut Mulai Dipertanyakan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pembangunan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi simbol peningkatan pelayanan publik kini justru…

21 Juli 2026

LIPPSU: Bangun Rumah Mewah Di Wins Square Pakai Pola Lama. Izin PBG Ditukangi, Bagi Bagi Duit, PAD Terus Bocor Keliling

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) meminta Pemerintah Kota Medan mengusut…

21 Juli 2026