MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Ledakan dahsyat dari pipa gas menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan elite Grand Polonia No 3B Jl. Perhubungan Kelurahan Sukadamai Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7) sekira pukul 15:30 hancur dan porak-poranda.
Kuatnya ledakan membuat dinding bangunan dan kanofi terhempas menimpa 3 unit mobil yang berada di depan rumah. Bahkan, 7 unit rumah mewah lainnya menjadi terdampak ledakan hebat tersebut.
Dilaporkan, selain Enam orang menderita luka-luka termasuk seorang balita, ada sedikitnya Empat orang yang terjebak di bawah reruntuhan rumah berlantai II tersebut.
Korban yang terjebak selain pemilik rumah juga ada tiga asisten rumahtangga (ART) yang masih dalam upaya evakuasi oleh tim gabungan TNI, Polri dan Damkar Pemko Medan.
Salah seorang pekerja bangunan bernama Wiwin mengatakan bahwa peristiwa ledakan keras begitu cepat, dimana saat itu ia bersama teman-teman kerjanya sedang istirahat kerja dan meminum kopi depan teras rumah sembari berteduh karena saat itu hujan deras disertai angin kencang.
“Tiba-tiba saja terlihat cahaya dengan cepat masuk ke dalam rumah bernomor 3B. Setelah melihat cahaya tersebut ledakan keras pun terjadi, seisi bangunan berlantai dua berhamburan ke tengah jalan,” tutur Wiwin.
Kuat ledakan tersebut membuat Wiwin dan teman-teman kerjanya terkena hempasan kaca dan potongan tembok bangunan rumah.
“Secepat kilat, cahayanya masuk langsung meledak, berhamburan semua, enggak kebayang lagi batu tembok dan kaca rumah berterbangan,” beber Wiwin dengan kondisi tubuhnya berlumuran darah.
Wiwin bersama temannya pun mengalami luka di sekujur tubuhnya sedangkan temannya luka dibagian kaki.
*Pipa Gas Bawah tanah*
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menyebutkan, hasil investigasi awal, diduga terjadi kebocoran pada pipa gas tanam (pipa gas bawah tanah) sehingga menimbulkan ledakan.
“Dari investigasi awal dan alat pendeteksi, dugaan sementara ada kebocoran gas di pipa gas tanam (pipa gas bawah tanah) sehingga terjadi ledakan yang mengakibatkan 1 rumah hancur dan 7 rumah lainnya terdampak,” ujar Kombes Calvijn di lokasi kejadian.
Calvijn menambahkan, masih ada Empat orang yang diduga terjebak di bawah reruntuhan dan saat ini masih dalam upaya evakuasi oleh tim gabungan.
“Diduga Empat orang yang terjebak merupakan pemilik rumah dan tiga lainnya merupakan asisten rumah tangga (ART),” terang Kapolrestabes Medan yang turun langsung melakukan upaya evakuasi.
Laporan : Tim
JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…
DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pembangunan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi simbol peningkatan pelayanan publik kini justru…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) meminta Pemerintah Kota Medan mengusut…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik,…