Pemprovsu Mafia, Jika Tidak Setor Rp564 Juta, Inspektorat Ancam Pejabat Pemprovsu Masuk Penjara

News279 Dilihat

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Seorang pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terancam masuk penjara jika tidak menyetor uang ratusan juta ke kas daerah. Acaman itu muncul dari hasil pemeriksaan khusus Inspektorat Provinsi.

Informasi diterima Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) melalui berita yang dilansir oleh DRberita, Kamis 28 Agustus 2025, bahwa tindak lanjut hasil pemeriksaan khusus tersebut ditujukan kepada pejabat Pemprov Sumut yang berinial dr IL.

BACA JUGA :  PMPHI-SU dan 22 Perusahaan PBPTH yang dicabut izinnya akan ajukan Petisi kepada Presiden Prabowo Subianto; JANGAN KORBANKAN RAKYAT

“Aneh juga ini Pemprovsu, Pemerintahannya bagaikan mafia, main acam segala sesama ASN Inspektorat itu membina dan menata kelola, bukan depcletor atau mafia” ujar Azhari Sinik Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), ba’da Jum’at, 29/8 di Masjid Jamik Kebun Bunga sama Promedia.News.

dr. IL merupakan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Eks Kacab Bank Sumut Jadi Tersangka, Buntut Penahanan Sertifikat Padahal Cicilan Rp 1 Miliar Sudah Lunas

Surat perintah penyetoran uang senilai Rp. 564.573.746,00 ke kas umum daerah Pemprov Sumut yang ditujukan kepada dr IL, ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong, tertanggal 25 Agustus 2025.

Dirut Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara dr. IL wajib menyetorkan uang ke kas umum daerah Pemprov Sumut senilai Rp. 564.573.746,00 paling lama 60 hari.

BACA JUGA :  Permudah Izin PBG, Kadis Perkimcikataru Medan Siap Pangkas Birokrasi dan Gratiskan Konsultan Bangunan Kecil

Dirut Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara dr IL yang dikonfirmasi belum juga menjawab. (drberita/P.N)