Pemprovsu Mafia, Jika Tidak Setor Rp564 Juta, Inspektorat Ancam Pejabat Pemprovsu Masuk Penjara

News350 Dilihat

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Seorang pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terancam masuk penjara jika tidak menyetor uang ratusan juta ke kas daerah. Acaman itu muncul dari hasil pemeriksaan khusus Inspektorat Provinsi.

Informasi diterima Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) melalui berita yang dilansir oleh DRberita, Kamis 28 Agustus 2025, bahwa tindak lanjut hasil pemeriksaan khusus tersebut ditujukan kepada pejabat Pemprov Sumut yang berinial dr IL.

BACA JUGA :  LIPPSU: Hutan Sumut Sudah Kronis, Cabut Izin PT TPL

“Aneh juga ini Pemprovsu, Pemerintahannya bagaikan mafia, main acam segala sesama ASN Inspektorat itu membina dan menata kelola, bukan depcletor atau mafia” ujar Azhari Sinik Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), ba’da Jum’at, 29/8 di Masjid Jamik Kebun Bunga sama Promedia.News.

dr. IL merupakan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Miris; Anak Yang Akhiri Hidupnya karena Keterbatasan Ekonomi Untuk Sekolah dan MBG Program Boros Berujung jadi TAI

Surat perintah penyetoran uang senilai Rp. 564.573.746,00 ke kas umum daerah Pemprov Sumut yang ditujukan kepada dr IL, ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong, tertanggal 25 Agustus 2025.

Dirut Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara dr. IL wajib menyetorkan uang ke kas umum daerah Pemprov Sumut senilai Rp. 564.573.746,00 paling lama 60 hari.

BACA JUGA :  Politik Golkar Sumut Memanas: Isu Konspirasi Singkirkan Ijeck oleh Tangan Tangan Kotor Politik Demi Ambisi Bobby Nasution di 2029 Mencuat.

Dirut Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara dr IL yang dikonfirmasi belum juga menjawab. (drberita/P.N)