KAMAK Desak: Kejaksaan Agung Usut Kajati Sumut, Bermain Di Kasus Eks HGU PTPN dan Gelapkan Tersangka Ashari Tambunan

News456 Dilihat

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Koordinator Nasional Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadly, mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera memeriksa Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut). Desakan ini terkait belum ditetapkannya Ashari Tambunan sebagai tersangka, diduga ketersangkaan Ashari Tambunan digelapkan dalam dugaan kasus tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara I.

BACA JUGA :  Persaudaraan Anak Seto (PAS) Kota Medan melaksanakan Silaturahim sekaligus Buka Puasa Bersama (Bukber) Ramadhan 1447 H

Menurut Azmi, lambannya penanganan perkara tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, khususnya terkait komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi di Sumatera Utara. Ia menilai, jika bukti-bukti sudah mencukupi, seharusnya tidak ada alasan bagi pihak kejaksaan untuk menunda penetapan tersangka.

“Kami meminta Kejaksaan Agung turun langsung memeriksa Kajati Sumut. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam penegakan hukum, apalagi ini menyangkut dugaan penyalahgunaan lahan eks HGU yang merugikan negara,” tegas Azmi.

BACA JUGA :  HUT ke-95 Al Washliyah di Sumut Diisi Gerakan Dakwah, Tarbiyah, dan Solidaritas Sosial Berbasis Ummat

Kasus dugaan penyimpangan tanah eks HGU PTPN I sendiri menjadi perhatian publik karena menyangkut aset negara yang bernilai besar. KAMAK menilai, transparansi dan keberanian aparat penegak hukum sangat dibutuhkan agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum tetap terjaga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi terkait desakan tersebut.

BACA JUGA :  FAKTA MENGEJUTKAN : 200 Bangunan Fasilitas Publik Milik Pemkab Deli Serdang Masih Berdiri Di Lahan Berstatus HGU Eks PTPN

Laporan : Syafaruddin Sikumbang.