Sumut

Gubsu Nobar di Nias Sambil Teriak Gol, Rakyat Terus Dibohongin BBM Langka

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari A.M Sinik, melontarkan kritik terhadap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang tengah menjalankan agenda berkantor di Kepulauan Nias, termasuk menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat, di saat antrean panjang BBM masih terjadi di sejumlah SPBU di Kota Medan dan beberapa daerah lainnya.

Menurut Azhari Sinik, pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan pemulihan kondisi distribusi BBM hingga benar-benar normal sebelum melaksanakan agenda seremonial maupun kegiatan di luar Kota Medan.

“Rakyat masih mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM, sementara gubernur terlihat nobar di Nias. Masyarakat tentu mempertanyakan apakah persoalan BBM benar-benar sudah selesai atau belum,” ujar Azhari Sinik.

Azhari Sinik mengatakan, dalam beberapa hari terakhir warga harus rela menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU. Tidak sedikit pengemudi angkutan umum, ojek online, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang hendak bekerja terpaksa menunda aktivitas karena sulit memperoleh BBM.

Menurutnya, antrean panjang tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian ekonomi akibat hilangnya waktu produktif, tetapi juga memicu keresahan di tengah masyarakat. Kondisi itu, kata dia, seharusnya menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan hingga distribusi benar-benar pulih.

Ia menambahkan, masyarakat tidak membutuhkan saling lempar penjelasan antarlembaga, melainkan kepastian bahwa BBM tersedia di seluruh SPBU tanpa harus mengantre berjam-jam. “Yang dirasakan rakyat adalah kondisi di lapangan, bukan perbedaan narasi di ruang publik,” katanya.

Azhari Sinik juga menyoroti adanya perbedaan penjelasan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT Pertamina Patra Niaga terkait penyebab terganggunya distribusi BBM. Menurutnya, perbedaan informasi tersebut berpotensi membingungkan masyarakat sehingga perlu dijelaskan secara transparan.

Ia kemudian merinci sejumlah perbedaan pernyataan yang berkembang di ruang publik, yakni:

Gubernur Bobby Nasution menyatakan antrean panjang BBM bukan disebabkan kelangkaan stok, melainkan terganggunya distribusi akibat pemberhentian massal sopir truk tangki pengangkut BBM.

Pertamina Patra Niaga sebelumnya menyampaikan distribusi BBM mengalami gangguan operasional yang berdampak pada keterlambatan penyaluran ke sejumlah SPBU, sembari melakukan langkah normalisasi distribusi.

Pemerintah Provinsi Sumut kemudian mengoordinasikan pengerahan personel TNI dan Polri sebagai pengemudi tangki darurat untuk mempercepat distribusi BBM.

Pertamina juga menyatakan pasokan BBM tersedia dan penyaluran dilakukan secara bertahap hingga kondisi kembali normal.

“Bila stok memang aman, mengapa masyarakat tetap harus mengantre panjang selama berhari-hari? Bila persoalannya hanya distribusi, mengapa sejak awal masyarakat tidak memperoleh penjelasan yang utuh sehingga tidak menimbulkan kepanikan?” kata Azhari Sinik.

Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi Pemprov Sumut, langkah penanganan darurat telah dilakukan sebelum gubernur bertolak ke Kepulauan Nias melalui koordinasi dengan Pertamina serta pengerahan personel TNI dan Polri sebagai pengemudi tangki darurat.

Di sisi lain, agenda Bobby Nasution berkantor di Kepulauan Nias merupakan realisasi program pemerataan pembangunan dengan meninjau sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, gubernur juga mengikuti kegiatan nonton bareng final Piala Dunia bersama masyarakat setempat.

LIPPSU meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pertamina terus menyampaikan perkembangan distribusi BBM secara terbuka serta memastikan seluruh SPBU kembali beroperasi normal sehingga masyarakat tidak lagi dibebani antrean panjang.

Laporan : Tim

redaksi2

Recent Posts

Rp14 Triliun Anggaran Revitalisasi Sekolah, Proyek Besar Tanpa Pengawasan ?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik…

21 Juli 2026

AMPERAKSU Klaim Ada Upaya Mediasi di Tengah Sorotan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Helium, Minta Aparat Bertindak Transparan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat Kecil Sumatera Utara (AMPERAKSU) mengaku mendapat upaya pendekatan…

21 Juli 2026

Hak Hukum Tidak Dipergunakan, Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Roy Suryo

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…

21 Juli 2026

Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Praperadilan, Asumsi Tidak Ada Dasar Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…

21 Juli 2026

LIPPSU Soroti Dugaan Bayang-Bayang Kekuasaan Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan di Balik Mutasi Birokrasi Deliserdang

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…

21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Di Perumahan Mewah Grand Polonia Medan, Ini Penjelasan Kapolrestabes

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ledakan dahsyat dari pipa gas  menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan…

21 Juli 2026