Categories: News

Raksasa Alat Berat yang Terseret Penyelidikan Tambang Emas Ilegal Tapsel–Madina; Ini Dia Profil PT Hexindo Adiperkasa Tbk

Madina, 4 Maret 2026.

MADINA, PROMEDIA.NEWS | Aktivitas tambang emas ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Polda Sumatera Utara terus mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri kepemilikan alat berat yang digunakan dalam operasi tambang tanpa izin.

Dalam operasi gabungan pada Senin (2/3/2026), aparat dari Brimob dan Ditreskrimsus mengamankan belasan pekerja serta menyita 14 unit ekskavator dari lokasi tambang ilegal. Namun penyelidikan tidak berhenti di lapangan. Polisi kini memburu pihak yang diduga sebagai pemodal atau aktor utama di balik aktivitas tersebut.Wakapolda Sumut, Sonny Irawan, menegaskan bahwa pihaknya akan menelusuri alur distribusi dan kepemilikan alat berat yang diamankan. Salah satu langkah yang diambil adalah memanggil pihak PT Hexindo Adiperkasa Tbk untuk dimintai klarifikasi.

“Kami akan meminta keterangan dari pihak distributor alat berat untuk memastikan kepemilikan unit yang diamankan,” kata Sonny Irawan pada awak PromediaNews, Selasa (3/3/2026).

 

Profil PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA)

PT Hexindo Adiperkasa Tbk merupakan perusahaan publik yang bergerak di bidang distribusi alat berat dan layanan purna jual di Indonesia. Emiten dengan kode saham HEXA ini telah tercatat di Bursa Efek Indonesia dan menjadi salah satu pemain utama di sektor alat berat nasional.Didirikan pada 28 November 1988, Hexindo berkantor pusat di kawasan industri Pulo Gadung, Jakarta. Selama lebih dari tiga dekade, perusahaan ini fokus melayani kebutuhan alat berat untuk sektor pertambangan, konstruksi, kehutanan, hingga perkebunan.

Hexindo dikenal sebagai dealer resmi sejumlah merek global ternama, antara lain:

  1. Hitachi Construction Machinery
  2.  Bell Equipment
  3. Foton Lovol
  4. Dynapac
  5. Morooka
  6. Waratah

Tak hanya menjual unit, perusahaan ini juga menyediakan layanan perawatan berkala, suku cadang asli, remanufaktur komponen, pusat pelatihan operator, hingga dukungan teknis proyek di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, Hexindo didukung sekitar 1.900 karyawan yang tersebar di berbagai cabang nasional.Sebagai perusahaan terbuka, struktur kepemilikan Hexindo bersifat transparan. Berdasarkan komposisi pemegang saham per 31 Maret 2025, mayoritas saham perusahaan dikuasai investor institusional asal Jepang.

 

Komposisi kepemilikan saham antara lain:

  •  Hitachi Construction Machinery Co., Ltd. – sekitar 48,59 persen.
  •  Itochu Corporation – sekitar 25,05 persen.
  •  Hitachi Construction Machinery Asia and Pacific Pte. Ltd. – sekitar 5,07 persen.
  • Publik (masyarakat) – sekitar 21,29 persen

Dengan hampir 80 persen saham dikuasai korporasi Jepang, kendali mayoritas perusahaan berada pada institusi, bukan individu perseorangan.Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menyebutkan keterlibatan langsung PT Hexindo Adiperkasa Tbk dalam praktik tambang emas ilegal tersebut. Pemanggilan oleh kepolisian dilakukan dalam konteks klarifikasi dan verifikasi data distribusi alat berat.

Penyidik fokus menelusuri siapa pihak yang membeli, menyewa, atau menguasai 14 unit ekskavator yang diamankan di lokasi tambang ilegal. Aparat juga mendalami kemungkinan adanya penyalahgunaan distribusi alat berat untuk aktivitas tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan di kawasan perbatasan Tapsel–Madina.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan alat berat dalam jumlah besar dan dugaan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Polda Sumatera Utara memastikan proses hukum akan berjalan secara transparan dan menyeluruh, dengan target utama mengungkap aktor pengendali di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Rp14 Triliun Anggaran Revitalisasi Sekolah, Proyek Besar Tanpa Pengawasan ?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik…

21 Juli 2026

AMPERAKSU Klaim Ada Upaya Mediasi di Tengah Sorotan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Helium, Minta Aparat Bertindak Transparan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat Kecil Sumatera Utara (AMPERAKSU) mengaku mendapat upaya pendekatan…

21 Juli 2026

Hak Hukum Tidak Dipergunakan, Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Roy Suryo

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…

21 Juli 2026

Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Praperadilan, Asumsi Tidak Ada Dasar Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…

21 Juli 2026

LIPPSU Soroti Dugaan Bayang-Bayang Kekuasaan Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan di Balik Mutasi Birokrasi Deliserdang

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…

21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Di Perumahan Mewah Grand Polonia Medan, Ini Penjelasan Kapolrestabes

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ledakan dahsyat dari pipa gas  menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan…

21 Juli 2026