Qatar Tegas Berdiri: Saat Persaudaraan Mengalahkan Tekanan Dunia (Dokumentasi PromediaNews).
Timur Tengah, 27 Maret 2026.
TIMUR TENGAH, PROMEDIA.NEWS | Di tengah badai tekanan global, Qatar memilih jalan yang tak mudah. Saat propaganda dan kepentingan besar mencoba memecah belah, Doha justru menunjukkan sikap berbeda. Bukan tunduk, tapi berdiri tegak—mengutamakan stabilitas dan hubungan dengan Iran yang telah lama terjalin.
Sejarah mencatat, kedua negara ini memang memiliki hubungan yang kompleks namun erat, terutama dalam kerja sama energi dan diplomasi. Bahkan di tengah konflik, Qatar lebih sering mengambil peran sebagai penyeimbang dan mediator, bukan pemicu perpecahan.
Di sinilah makna persaudaraan diuji. Bukan soal politik semata, tapi tentang keberanian menjaga hubungan, menahan diri dari konflik, dan memilih jalan damai.
Sebuah pesan kuat bagi dunia Islam: ketika tekanan datang, persatuan adalah kekuatan yang tak tergoyahkan.
By: Syafaruddin Sikumbang.
MEDAN, PRIMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Sabtu…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, Minggu (31/5/2026), menyoroti belum tuntasnya sengketa…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Minggu…