Categories: News

GURITA DI BALIK PIRING PLASTIK: Membedah “Sistematisasi Penjarahan” Nasional dari Grogol hingga Aceh

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Skema pelarian aset Badan Gizi Nasional (BGN) telah memasuki fase kritis yang disebut sebagai “The Final Layering”. Para aktor di balik layar tidak lagi sekadar menyembunyikan uang; mereka sedang melakukan metamorfosis aset agar mustahil disentuh oleh otoritas hukum.

Berikut adalah rincian rute pelarian dana yang berhasil kami bedah:

 

1. Rute “Event Organizer”: Likuidasi Rp113 Miliar

Dana jumbo sebesar Rp113 Miliar yang baru saja dicairkan untuk jasa Event Organizer (EO) terdeteksi mulai “pecah” melalui pola yang sistematis. Alih-alih mengalir ke sub-vendor atau operasional acara, dana ini ditarik tunai secara bertahap melalui puluhan agen lapangan di Jakarta dan Singapura.

Secara strategis, dana ini diduga kuat menjadi “Biaya Pengamanan Jalur” bagi makelar berinisial “A.S” dan “V” guna menjamin suaka dan perlindungan hukum di negara transit. Ini merupakan praktik suap yang “dilegalkan” melalui kontrak EO fiktif sebagai jubah formalitasnya.

 

2. Skema “SPPG Shutdown”: Penghancuran Jejak Audit

Penutupan serentak 1.256 Satuan Pelayanan (SPPG) di seluruh Indonesia bukan sekadar kendala administrasi atau masalah higiene. Ini adalah upaya penghilangan barang bukti secara struktural. Penutupan ini dibarengi dengan instruksi internal untuk menghapus jejak pengadaan pada aset fisik, terutama alat masak dan motor listrik yang spesifikasinya jauh di bawah standar kontrak.

Temuan di lapangan menunjukkan adanya pemusnahan dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) di sejumlah kantor cabang. Tujuannya jelas: memastikan auditor tidak memiliki parameter pembanding antara fisik barang yang ada dengan harga selangit yang telah dibayarkan dari kas negara.

 

3. “The BVI Jump”: Melompat ke Wilayah Gelap

Sistem radar finansial menunjukkan pergerakan dana yang semakin menjauh dari jangkauan yurisdiksi regional. Menyadari posisi di Singapura mulai “panas” akibat sorotan publik, dana dari perusahaan cangkang di sana mulai digeser ke British Virgin Islands (BVI) dan Mauritius.

Diperkirakan sekitar Rp500 Miliar telah berhasil dikonversi menjadi aset digital atau Crypto-Estate. Jenis aset ini dipilih karena sifatnya yang anonim dan sangat sulit untuk dibekukan melalui jalur hukum atau sita aset konvensional.

 

Kesimpulan: Operasi Pembersihan TKP Total

Para pelaku kini telah masuk ke mode “Total Cleanup” dengan strategi tiga lapis. Secara fisik, mereka menutup SPPG untuk menghalangi audit lapangan. Secara narasi, mereka melemparkan isu trivial seperti daun pisang dan harga plastik untuk menidurkan perhatian publik dari skandal utama.

Secara finansial, dana EO digunakan sebagai tiket keluar terakhir untuk menguapkan aset dari radar hukum Indonesia. Saat ini, aset negara sedang berada di titik kritis bergerak cepat menuju kegelapan yurisdiksi global yang berada di luar jangkauan hukum domestik.

Penulis: Lhynaa Marlinaa (Marlina)  https://www.facebook.com/share/1CtvyzonYV Daily Vlog | News Agregator | Citizen Journalist

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Rp14 Triliun Anggaran Revitalisasi Sekolah, Proyek Besar Tanpa Pengawasan ?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik…

21 Juli 2026

AMPERAKSU Klaim Ada Upaya Mediasi di Tengah Sorotan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Helium, Minta Aparat Bertindak Transparan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat Kecil Sumatera Utara (AMPERAKSU) mengaku mendapat upaya pendekatan…

21 Juli 2026

Hak Hukum Tidak Dipergunakan, Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Roy Suryo

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…

21 Juli 2026

Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Praperadilan, Asumsi Tidak Ada Dasar Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…

21 Juli 2026

LIPPSU Soroti Dugaan Bayang-Bayang Kekuasaan Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan di Balik Mutasi Birokrasi Deliserdang

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…

21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Di Perumahan Mewah Grand Polonia Medan, Ini Penjelasan Kapolrestabes

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ledakan dahsyat dari pipa gas  menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan…

21 Juli 2026