Fenomena Sinkhole Muncul di Limapuluh Kota, Sawah Warga Tergenang Air Biru Kehijauan

By. : Ir. Syafaruddin Sikumbang

Nasional187 Dilihat

PADANG, PROMEDIA.NEWS – Fenomena sinkhole atau tanah ambles muncul di Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Kejadian tersebut mulai menarik perhatian warga sejak Minggu, 4 Januari 2026.

Lubang besar yang terbentuk secara tiba-tiba itu awalnya berisi air berwarna cokelat. Namun, dalam waktu singkat, warna air di dasar sinkhole berubah menjadi biru kehijauan, menyerupai telaga alami.

Seiring waktu, volume air di dalam lubang terus meningkat hingga menggenangi area persawahan di sekitarnya. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga, terutama para petani yang menggantungkan hidup dari lahan tersebut.

BACA JUGA :  WARGA BEREBUTAN MINUM AIR SINKHOLE, What..??

“Keadaan lubang digenangi air dan mengairi sawah. Diameter lubang tidak bertambah dari semalam, masih sama. Kondisi air seperti telaga karena air berwarna biru,” demikian keterangan dalam video yang diunggah akun Instagram @pdg24jam pada Senin, 5 Januari 2026.

Pasca kemunculan sinkhole, pihak terkait langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi jika terjadi pergerakan tanah lanjutan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, sinkhole tersebut memiliki ukuran sekitar panjang 10 meter, lebar 7 meter, dan kedalaman mencapai 5,7 meter.

BACA JUGA :  Nasib 28 Perusahaan Sawit, Izinnya Dicabut Presiden Prabowo 

BPBD menyebutkan, kawasan Nagari Situjuah merupakan wilayah batuan kapur yang rentan mengalami tanah amblas akibat pengaruh air. Struktur batuan kapur yang tertutup material Gunung Sago membuat tanah di kawasan tersebut subur dan selama ini dimanfaatkan warga sebagai lahan pertanian.

Fenomena serupa sebenarnya bukan hal baru bagi masyarakat setempat. Warga lokal mengenal kejadian tanah ambles ini dengan sebutan “Sawah Luluih”, yang merujuk pada sawah yang tiba-tiba amblas akibat kondisi geologi.

Meski telah dipasang garis larangan, sinkhole tersebut justru menjadi tontonan warga sekitar. Sejumlah warga terlihat datang untuk menyaksikan langsung fenomena alam yang jarang terjadi itu.

BACA JUGA :  Profil PT Bukit Raya Mudisa Pemilik Lahan 28,6 Ribu Hektare yang ditertibkan Satgas PKH

Akun TikTok @rdityamarcelino_ mengunggah suasana di sekitar lokasi pada Selasa, 6 Januari 2026. Dalam video tersebut, tampak area persawahan dipenuhi warga yang berkerumun di tepi lokasi kejadian.

Tak hanya warga, sejumlah pedagang dadakan juga terlihat berjajar di sepanjang jalan dekat sawah, memanfaatkan keramaian yang terjadi.

Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area sinkhole dan tetap mematuhi garis pengamanan demi menghindari risiko yang tidak diinginkan. (*)

By : Syafaruddin Sikumbang