6 Bulan Ujian Pejabat Baru, Rico Waas Tekan Reformasi Birokrasi Medan

Medan275 Dilihat

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan langkah tegas dengan melantik 76 pejabat eselon II, III, dan IV sekaligus memberi “ujian waktu” selama enam bulan untuk membuktikan kinerja mereka.

Pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Medan, Kamis (16/4/2026), tidak sekadar seremoni pergantian jabatan. Rico menegaskan, para pejabat yang baru dilantik memikul tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Ini bukan soal jabatan, tapi soal pengabdian. Perubahan kota ini ada di tangan saudara semua,” tegasnya.

BACA JUGA :  Uang MTQ Rp 1,5 M Dikorup, LIPPSU Lapor Ke Kajari Medan, Bentar Lagi Camat Medan Sunggal "Gol"

Dalam komposisi pejabat yang dilantik, terdapat tiga posisi strategis eselon II yang menjadi sorotan, yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas SDABMBK, serta Kepala Dinas Perhubungan. Ketiga sektor ini dinilai krusial karena langsung bersentuhan dengan pelayanan publik.

Rico bahkan secara terbuka memberikan peringatan keras. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan jika dalam waktu enam bulan tidak terlihat progres signifikan.

“Kalau tidak ada perubahan, pasti kami evaluasi,” ujarnya lugas.

Tekanan tersebut bukan tanpa alasan. Rico menyoroti masih banyak persoalan klasik di Kota Medan yang belum tertangani optimal, mulai dari sistem parkir yang semrawut, kerusakan infrastruktur, hingga rendahnya minat literasi.

BACA JUGA :  Setahun Pimpin Kota Medan, LIPPSU: Banyak “Bercak Korupsi" Di Baju Rico–Zaky

Dinas Perhubungan diminta melakukan pembenahan total, khususnya dalam penataan parkir dan penertiban juru parkir liar yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Sementara itu, Dinas SDABMBK dituntut bergerak cepat memperbaiki jalan rusak, membangun trotoar, serta mengatasi persoalan banjir yang kerap berulang.

Di sisi lain, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan didorong keluar dari pola kerja lama dan bertransformasi menjadi penggerak budaya literasi, terutama bagi generasi muda.

BACA JUGA :  Menyusuri Jejak BTT Rp.174,5 Miliar Di Balik Banjir Di Kota Medan

Tak hanya soal kinerja, Rico juga mengingatkan pentingnya integritas. Ia menegaskan tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan dalam jabatan yang diemban.

“Pastikan setiap keputusan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Medan tengah mendorong reformasi birokrasi berbasis kinerja, dengan pengawasan ketat melalui BKPSDM terhadap disiplin dan capaian aparatur sipil negara.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Airin Rico Waas, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.

By: Syafaruddin Sikumbang.