Bupati Deli Serdang Dinilai Banyak Janji, Kadis SDABMBK Tidak Tersentuh, Pemuda Soroti Minimnya Tindakan Dan Akan Menyambangi Kembali

News79 Dilihat

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWSKetua Lembaga WAR (Wahana Aspirasi Rakyat), Rudi Hutabarat SH, yang juga merupakan pemuda Kecamatan Tanjung Morawa, menilai ucapan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan terkait pengawasan proyek dan penindakan terhadap pejabat bermasalah tidak sejalan dengan tindakan nyata di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudi menyusul pidato Bupati Deli Serdang saat memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang pada 30 Maret 2026 lalu. Dalam arahannya, Bupati menegaskan agar seluruh proyek pembangunan benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat dan tidak dikerjakan asal-asalan.

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo SS, Sekretaris Daerah Deli Serdang Dedi Maswardy SSos MAP, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran pegawai SDABMBK.

BACA JUGA :  8 Juta Orang Turun ke Jalan Tentang Kebijakan Trump; Demo "No Kings" Meluas di Amerika Serikat

“Anggaran yang besar ini dari proyek harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan ada lagi pembangunan asal-asalan,” tegas Bupati dalam arahannya saat itu.

Selain itu, Bupati juga meminta adanya peningkatan pengawasan internal, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pegawai, serta menekankan pentingnya integritas dan etika kerja aparatur. Bahkan, di akhir arahannya, Bupati menyatakan tidak akan ragu melakukan mutasi maupun pencopotan jabatan terhadap pegawai yang tidak menjalankan tugas dengan baik.

Namun menurut Rudi Hutabarat, pernyataan tersebut hingga kini belum terlihat realisasinya. Ia menilai Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar, kerap menjadi sorotan media dan lembaga swadaya masyarakat terkait sejumlah persoalan proyek, tetapi belum ada tindakan tegas dari pihak pemerintah daerah.

“Ucapan Bupati seolah memihak masyarakat dan melindungi uang anggaran, namun sampai sekarang kami belum melihat adanya tindakan nyata. Banyak laporan dari media, pers, dan LSM terkait proyek-proyek di SDABMBK, tapi belum ada pemeriksaan langsung terhadap Kadis SDABMBK,” ujar Rudi.

BACA JUGA :  KEMENIMIPAS Diminta Pindahkan Samsul Tarigan ke Nusakambangan, Diduga Kendalikan Narkoba dari Dalam Sel

Rudi juga mengaku pihaknya jika tidak salah beberapa kali mengirimkan surat audiensi ke Dinas SDABMBK untuk membahas dugaan kejanggalan sejumlah proyek di Deli Serdang. Namun, menurutnya, surat tersebut tidak pernah mendapatkan respons.

“Kami juga pernah menembuskan surat ke kantor Bupati, tetapi belum ada tindak lanjut. Karena itu kami mempertanyakan apakah benar komitmen Bupati hanya sebatas ucapan?,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rudi menyampaikan bahwa pihaknya kembali akan mengirimkan surat audiensi kepada Dinas SDABMBK terkait proyek yang dikerjakan oleh CV Titian Berkah, rekanan Dinas SDABMBK Deli Serdang. Proyek tersebut diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karena para pekerja disebut tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

BACA JUGA :  Ada Apa Dengan Pemkab dan DPRD Deli Serdang? 

Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Selain itu, tim WAR juga menduga proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan.

Rudi menilai persoalan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius Bupati Deli Serdang untuk memeriksa kinerja Kepala Dinas SDABMBK. Ia juga menyebut proyek tersebut menggunakan anggaran APBD Deli Serdang Tahun 2026 dengan nilai mencapai Rp4.269.761.000.

“Kami akan kembali menembuskan surat audiensi ke kantor Bupati untuk memastikan apakah benar Bupati hanya omon-omon saja atau memang ada tindakan nyata. Kami juga ingin memastikan dugaan bahwa Kadis SDABMBK kebal hukum,” pungkasnya. (SS).