Akses Warga Tapanuli Selatan Normal Kembali Setelah Jembatan Armco Angkola Sangkunur Tuntas Dibangun

By : Syafaruddin Sikumbang

Sumut161 Dilihat

Tapsel, 16 Februari 2026.

TAPSEL, PROMEDIA.NEWS | Akses vital masyarakat di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, akhirnya kembali normal. Satgas Gulbencal dari Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan pembangunan jembatan Armco yang sebelumnya rusak akibat terjangan banjir.

Kapendam I/Bukit Barisan, Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa progres pengerjaan telah mencapai 100 persen dan jembatan sudah dapat difungsikan oleh masyarakat.

“Pembangunan telah selesai sepenuhnya. Saat ini jembatan sudah kembali digunakan warga untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” ujarnya di Medan, Minggu.

Proses pembangunan jembatan tersebut melibatkan berbagai unsur TNI, termasuk Satgas Koramil 19/Siais dari Kodim 0212/Tapanuli Selatan, personel Denzibang 1/BB, Yon TP 901/SG, serta Zipur 1/DD. Tak hanya itu, warga setempat juga turut ambil bagian dalam proses pengerjaan.

BACA JUGA :  LIPPSU: Ada “Tapak Kaki Jenderal” di Balik Penyiraman Andrie Yunus

Sinergi lintas satuan ini dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur pasca-bencana di wilayah tersebut. Sejak awal, satgas langsung bergerak melakukan pembersihan area terdampak, menyiapkan material seperti batu dan pasir, hingga pemasangan struktur utama jembatan berbahan Armco.

Material Armco dipilih sebagai rangka utama karena dinilai kuat dan efisien untuk konstruksi jembatan darurat maupun permanen di daerah rawan banjir. Setelah pemasangan struktur inti, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran untuk memperkuat konstruksi. Batu dan fondasi tiang juga dipasang guna memastikan daya tahan jembatan lebih kokoh dan stabil dalam jangka panjang.

Sebelumnya, jembatan penghubung antara Lorong 1 dan Lorong 2 di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah akibat arus banjir yang deras. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi dan distribusi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA :  LIPPSU: Foto-foto di Lokasi Bencana, Itu Bukan Obyek Wisata.

Kerusakan tersebut membuat warga harus memutar jalur lebih jauh atau bahkan menunda aktivitas penting karena akses utama tidak dapat dilalui kendaraan.

Dengan selesainya pembangunan ini, akses transportasi kembali lancar. Anak sekolah, petani, pedagang, hingga masyarakat umum kini dapat beraktivitas tanpa hambatan berarti.

 

Komitmen TNI AD dalam Pemulihan Pascabencana

Menurut Kolonel Asrul, rampungnya pembangunan jembatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Malam Tasyakuran MKGR Sumut: Menjaga Bara Teladan dalam Sunyi Siantar

“Kami berharap jembatan ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi solusi jangka panjang agar aktivitas sosial maupun ekonomi kembali berjalan stabil,” katanya.

Kehadiran TNI dalam pembangunan infrastruktur darurat seperti ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menghadirkan solusi cepat di tengah situasi sulit.

Dengan akses yang sudah kembali normal, diharapkan roda perekonomian masyarakat Angkola Sangkunur dapat bergerak lebih cepat. Jalur distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta mobilitas warga kini tidak lagi terkendala.

Pembangunan jembatan Armco ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol percepatan pemulihan dan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana.

By: Syafaruddin Sikumbang.