Dapur MBG Menjamur Di Deli Tua, Satu Proyek Mangkrak

Sumut48 Dilihat

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS – Program pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berkembang sangat pesat. Dalam radius yang relatif berdekatan, berdiri sejumlah dapur MBG yang dibangun untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah.

Namun di balik pesatnya pembangunan tersebut, terdapat satu bangunan dapur MBG yang hingga kini belum juga rampung meski pembangunannya disebut telah dimulai sekitar satu tahun lalu. Aktivitas pekerjaan di lokasi bahkan dikabarkan telah terhenti selama beberapa bulan sehingga bangunan mulai dipenuhi rumput dan ilalang.

Warga sekitar menilai jumlah dapur MBG yang dibangun di kawasan tersebut cukup padat. Jarak antarlokasi hanya beberapa ratus meter sehingga kapasitas pelayanan setiap dapur diperkirakan hanya sekitar 2.500 penerima manfaat karena jumlah sekolah di sekitarnya terbatas.

BACA JUGA :  Lantik Enam Pejabat Eselon II, Bobby Nasution Kembali Tekankan soal Loyalitas

Selain pembangunan yang belum selesai, perubahan desain bangunan juga menjadi sorotan. Berdasarkan rencana awal, pintu utama berada di sisi barat bangunan. Namun setelah gambar kerja terbaru diterima, posisi pintu dipindahkan ke sisi utara yang berbatasan langsung dengan jalan umum.

Perubahan tersebut dinilai kurang tepat karena tepat di depan lokasi pintu terdapat tiang listrik dan beberapa tiang jaringan internet. Meski demikian, pelaksana proyek disebut tidak berani mengubah gambar kerja karena khawatir menyalahi perencanaan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA :  Provinsi Sumatera Pantai Timur Harus Terwujud, Syarat dan Layak Sudah Terpenuhi

Ironisnya, proyek tersebut merupakan salah satu dapur MBG yang lebih dahulu dibangun. Sementara sejumlah dapur lain yang dikerjakan belakangan justru telah selesai bahkan sudah mulai beroperasi.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber di lapangan, terhentinya pekerjaan diduga karena pembayaran termin proyek dari pemerintah pusat belum dicairkan. Akibatnya, kontraktor menghentikan pekerjaan sambil menunggu pembayaran sesuai progres pembangunan. Informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak penyelenggara maupun instansi terkait.

BACA JUGA :  LIPPSU: Bobby Akui Tender Lamban, Tapi Pilih Pejabat Asal Saja

Di lokasi yang tidak jauh dari bangunan tersebut, sebuah dapur MBG lain yang dibangun belakangan telah selesai dikerjakan. Namun hingga kini bangunan itu juga belum beroperasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi tersebut diduga karena sekolah-sekolah di sekitar lokasi telah lebih dahulu menjadi wilayah pelayanan dapur MBG lainnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis maupun pihak pelaksana proyek mengenai penyebab keterlambatan pembangunan, perubahan desain bangunan, serta jadwal operasional dapur MBG tersebut.

Laporan : Suardi, SH