Ragam

Semut Itu Binatang Kecil dan Lemah, Banyak Pelajaran Baik untuk Hidup Kita dari Semut

Oleh : Ust. Abdul Latif Khan

MEDAN. PROMEDIA.NEWS – Di antara sekian banyak makhluk Allah di muka bumi, semut adalah salah satu yang paling kecil. Tubuhnya mungil. Suaranya nyaris tak terdengar. Langkahnya sering tidak diperhatikan. Bahkan, terkadang manusia menginjaknya tanpa sengaja.

Namun siapa sangka, Allah mengabadikan kisah semut dalam Al-Qur’an.

Allah berfirman:

> “Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: ‘Wahai para semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.'”
(QS. An-Naml: 18)

Ayat ini mengajarkan bahwa makhluk kecil yang sering dianggap tidak berarti ternyata memiliki pelajaran besar bagi manusia.

1. Semut Mengajarkan Kita Tentang Kerendahan Hati

Semut tidak pernah membanggakan dirinya. Ia bekerja dalam diam. Ia bergerak tanpa menunggu pujian.

Berbeda dengan manusia yang terkadang baru berbuat sedikit sudah ingin dipuji banyak orang.

Semut mengajarkan bahwa nilai sebuah amal tidak terletak pada seberapa banyak orang yang melihatnya, tetapi seberapa ikhlas amal itu dilakukan.

Banyak orang ingin dikenal. Sedikit yang ingin bermanfaat.

Padahal di sisi Allah, manfaat lebih berharga daripada popularitas.

2. Semut Mengajarkan Kerja Keras dan Kesungguhan

Lihatlah semut membawa makanan yang ukurannya berkali-kali lipat dari tubuhnya.

– Ia jatuh.
– Bangkit lagi.
– Terjatuh lagi.
– Mencoba lagi.
– Tidak ada kata menyerah.
– Tidak ada keluhan.
– Tidak ada protes.

Semut mengajarkan bahwa kesuksesan sering kali bukan milik orang yang paling kuat, tetapi milik orang yang paling sabar dalam berjuang.

Banyak impian gagal bukan karena sulit dicapai, tetapi karena pemiliknya berhenti sebelum sampai.

3. Semut Mengajarkan Hidup Berjamaah

– Semut hidup dalam koloni.
– Mereka saling membantu.
– Mereka berbagi tugas.
– Mereka bekerja untuk kepentingan bersama.

Mereka memahami bahwa kekuatan tidak selalu lahir dari individu yang hebat, tetapi dari kebersamaan yang kuat.

Hari ini banyak keluarga retak karena ego.

Banyak organisasi runtuh karena saling menjatuhkan.

Banyak persahabatan hancur karena masing-masing ingin menang sendiri.

Semut mengajarkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan.

4. Semut Mengajarkan Kepedulian

Ketika pasukan Nabi Sulaiman datang, semut yang melihat bahaya tidak menyelamatkan dirinya sendiri terlebih dahulu.

Ia justru memperingatkan seluruh koloninya.

“Wahai para semut, masuklah ke sarang kalian.”

– Ia memikirkan keselamatan yang lain.
– Inilah jiwa seorang mukmin.

Rasulullah ﷺ bersabda:

> “Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

– Orang yang baik bukan hanya memikirkan dirinya selamat.
– Ia juga ingin orang lain selamat.
– Ia ingin keluarganya dekat kepada Allah.
– Ia ingin sahabatnya masuk surga.
– Ia ingin umat ini menjadi lebih baik.

5. Semut Mengajarkan Persiapan untuk Masa Depan

Semut dikenal sebagai makhluk yang rajin mengumpulkan makanan.
– Ia tidak hanya memikirkan hari ini.
– Ia memikirkan hari-hari yang akan datang.

Betapa banyak manusia yang sibuk menyiapkan masa depan dunia, tetapi lupa menyiapkan masa depan akhirat.

Padahal kehidupan dunia sangat singkat.

Kita sedang berjalan menuju sebuah perjalanan panjang yang bernama kematian.

Semut mengingatkan kita agar tidak hidup hanya untuk hari ini.

6. Semut Mengajarkan Bahwa Kecil Bukan Berarti Tidak Berarti

Tubuh semut kecil.

Namun Allah menyebutnya dalam Al-Qur’an.

– Namanya diabadikan hingga hari kiamat.
– Ini pelajaran penting bagi kita.
– Mungkin kita bukan orang terkenal.
– Mungkin kita bukan pejabat.
– Mungkin kita bukan orang kaya.

Namun jika hidup kita dipenuhi keikhlasan dan manfaat, maka kita mulia di sisi Allah.
– Jangan pernah meremehkan amal kecil.
– Senyuman kecil.
– Sedekah kecil.
– Doa kecil.
– Nasihat kecil.

Karena di sisi Allah, sesuatu yang kecil bisa menjadi sangat besar.

Muhasabah

Kadang kita ingin menjadi besar seperti gunung.

Padahal Allah ingin kita belajar dari seekor semut.

Kadang kita ingin menjadi orang yang dikenal banyak manusia.

Padahal Allah lebih mencintai hamba yang bekerja dalam diam.

Semut tidak memiliki kekuatan singa.

Tidak memiliki kecepatan cheetah.

Tidak memiliki ukuran gajah.

Tetapi ia memiliki sesuatu yang membuatnya bertahan: kerja keras, kebersamaan, disiplin, dan kepedulian.

Maka jangan pernah meremehkan makhluk kecil ciptaan Allah.

Sebab boleh jadi, dari seekor semut kita belajar tentang kehidupan yang selama ini kita lupakan.

Ya Allah, jadikan kami hamba-hamba yang rendah hati, rajin beramal, gemar membantu sesama, dan istiqamah dalam ketaatan hingga akhir hayat kami. Aamiin.

Editor : Ust M.Ismail Chair Tanjung, SH.I

redaksi2

Recent Posts

Hak Hukum Tidak Dipergunakan, Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Roy Suryo

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…

21 Juli 2026

Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Praperadilan, Asumsi Tidak Ada Dasar Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…

21 Juli 2026

LIPPSU Soroti Dugaan Bayang-Bayang Kekuasaan Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan di Balik Mutasi Birokrasi Deliserdang

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…

21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Di Perumahan Mewah Grand Polonia Medan, Ini Penjelasan Kapolrestabes

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ledakan dahsyat dari pipa gas  menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan…

21 Juli 2026

Dari Tower B Rs Haji Medan, Jejak Anggaran UPTD Kesehatan Dinkes Sumut Mulai Dipertanyakan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pembangunan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi simbol peningkatan pelayanan publik kini justru…

21 Juli 2026

LIPPSU: Bangun Rumah Mewah Di Wins Square Pakai Pola Lama. Izin PBG Ditukangi, Bagi Bagi Duit, PAD Terus Bocor Keliling

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) meminta Pemerintah Kota Medan mengusut…

21 Juli 2026