News

Pembangunan Dapur MBG Di Deli Serdang Tidak Jelas, Pengelola Lapangan Resah

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS – Kejelasan pembangunan sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, hingga kini masih menjadi tanda tanya. Sejumlah pihak yang terlibat dalam pembangunan mengaku resah karena belum adanya kepastian mengenai kelanjutan proyek maupun pembayaran pekerjaan yang telah dilakukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut melibatkan seorang investor bernama Raffa yang berasal dari Jakarta dan disebut menangani beberapa titik pembangunan dapur MBG di Deli Serdang. Sebagian bangunan dikabarkan telah selesai dikerjakan, sementara sebagian lainnya masih belum rampung akibat terkendala pendanaan.

Para pengelola di lapangan mengaku telah memenuhi berbagai persyaratan yang diminta, mulai dari pembentukan yayasan, penyediaan lahan, penandatanganan dokumen pernyataan, hingga pembangunan dapur. Namun, hingga saat ini mereka menyebut belum menerima pencairan dana sebagaimana yang dijanjikan.

Menurut keterangan yang diperoleh, pembayaran pekerjaan pembangunan semula direncanakan menggunakan mekanisme termin. Kontraktor atau pengelola yang memiliki modal tetap melanjutkan pembangunan dengan harapan pembayaran segera direalisasikan. Sementara itu, pihak yang memiliki keterbatasan modal terpaksa menghentikan pekerjaan karena belum menerima pembayaran.

Akibat kondisi tersebut, ada pembangunan yang terbengkalai. Berdasarkan informasi yang diterima media, bangunan yang belum selesai nantinya akan dilanjutkan langsung oleh pihak investor. Namun hingga kini, menurut sumber di lapangan, belum terlihat adanya kelanjutan pekerjaan tersebut.

Sementara itu, bangunan yang telah selesai dikerjakan juga dikabarkan belum memperoleh pembayaran sesuai yang diharapkan.

Upaya konfirmasi kepada Raffa telah dilakukan. Namun hingga berita ini ditulis, panggilan telepon belum mendapat respons dan pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp juga belum dibalas.

Di sisi lain, beredar informasi yang menyebut proses pembayaran kepada pengelola di lapangan masih menunggu pencairan dana dari pihak perbankan. Meski demikian, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Terpisah, mencuatnya kasus dugaan korupsi terkait tata kelola program MBG pada pertengahan 2026 yang menyeret sejumlah pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pihak yang terlibat dalam pembangunan. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti yang mengaitkan secara langsung keterlambatan pembangunan maupun pembayaran proyek di Deli Serdang dengan perkara hukum tersebut.

Laporan : Tim

redaksi2

Recent Posts

Dengar Celotehnya Wanita Ini : “Sepanjang-panjangnya Ular Anaconda, Lebih Panjang Antrean BBM”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai SPBU Sumatera Utara yang…

19 Juli 2026

Antre BBM Belum Usai, Mobil Tangki Pertamina “Kencing” Pula Tengah Malam

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di…

19 Juli 2026

Perang Mulut Tak Kunjung Mereda Macam Adu Tarung Pedang Samurai, Pantas Antre BBM Belum Usai

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

19 Juli 2026

Adu Kuat Tarik Tambang Kubu Jokowi – Prabowo

Oleh : Zulfihanda A.M Sinik MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera…

18 Juli 2026

Dua Oknum Dewan Diduga Hambat Eksekusi Aset Pemko Medan Di Contempo

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan dan Pemilu Sumatera Utara (LP3SU), Salfimi Umar, Jumat…

18 Juli 2026

Tim Terpadu Pemprovsu Gencar Berantas PETI di Madina, Pemkab Malah Backing PETI dan Menari-Nari Kegirangan di Sana

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Keseriusan Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama aparat penegak hukum dalam…

18 Juli 2026