LIPPSU: Rp2,1 Juta Dana Dari Wahana dan Sekuter Untuk Fasilitas Masjid, Jangan Dipelintir

By: Agus Yahya

News349 Dilihat

Medan, 20 Januari 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Terkait Dugaan pungutan liar (pungli) menyeruak dari pengelolaan aset Taman Cadika yang berada di bawah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, sebagaimana diberitakan sejumlah media arus utama dan media daring belakangan ini. mendapat perhatian Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari A.M Sinik.

Ari Sinik beranggapan informasi yang beredar terkait dugaan pungli tersebut terkesan memakasakan atau penyebaran opini liar.

BACA JUGA :  LIPPSU Dukung Rico Wali Kota Medan Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan, Jembatan dan Penataan Kawasan

“Kita tidak memihak siapa pun disini, tapi harus dikroscek juga kebenarannya, jangan menjadi penggriringan opini liar” ungkap Azhari Sinik, di Medan, Selasa (20/01/2026).

Bukankah, Lanjut Azhari Sinik, sudah dijawab oleh Kadispora jika sampai saat ini belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang wahana berkuda dan skuter, apalagi Tengku Chairuniza juga sudah menegaskan jika pihaknya tidak akan melakukan kutipan jika dasar aturannya belum dibuat.

Direktur LIPPSU kembali mengatakan, jika semua konfirmasi awak media sudah di Jawab terkait dana yang diberikan terkait kemana dana tersebut akan digunakan.

BACA JUGA :  LIPPSU: Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan Sebentar Lagi Masuk Jurang

“Uang tersebut bukannya bentuk partisipasi pihak pengelola wahana, untuk kebutuhan fasilitas masjid yang ada di Taman Cadika, bukan untuk kepentingan pribadi dia (Kadispora), seharusnya kita awak media selaku sosial kontrol mendukung itu” terangnya

Azhari Sinik mengajak seluruh teman aktivis, LSM dan Jurnalis selaku sosial kontrol untuk bersama memantau dana yang saat ini dipegang oleh anggota Dispora Rp.2,1 Juta, benar tidaknya anggaran tersebut diperuntukkan untuk kepentingan umum.

BACA JUGA :  LIPPSU: Bantuan Bencana Alam Pun Diembat, Mental Pejabat Bobrok—Urat Malu Sudah Putus.

“Mari semua sahabat saya yang dari Aktivis, LSM dan juga jurnalis, bersama kita pantau pembangunan mesjid tersebut, betul tidaknya anggaran yang ada saat ini diperuntukkan untuk mendanai mesjid di Taman Cadika, jika tidak betul, ayo sama-sama kita laporkan atau kita beritakan, selaku kita sebagai sosial kontrol, karena itu hak kita” tutupnya.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan