Ketua MKGR Medan M. Ihsan Kurnia; Minta Kader Golkar Sumut Solid.

Laporan Penulis : Ir. Syafaruddin Sikumbang

News159 Dilihat

Medan, 27 Desember 2025.

MEDAN PROMEDIA.NEWS – Situasi Golkar Sumut pasca pemberhentian Ijeck (Musa Rajekshah) dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara cukup menarik perhatian. Pemberhentian ini diduga terkait dengan upaya melemahkan Golkar di Sumut, terutama menjelang Pilgubsu, untuk memuluskan jalan Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumut yang gagal dan terburuk di tingkat nasional.

Sekjen Partai Golkar, Sarmuji, menyatakan bahwa pencopotan Ijeck bertujuan untuk kepentingan musyawarah daerah (musda). Namun, beberapa pihak melihat langkah ini sebagai upaya politik untuk mengubah dinamika internal partai

Menurutnya Ijeck sendiri masih memiliki peran dalam struktur partai di daerah dan pusat, fokusnya saat ini adalah membantu masyarakat Sumut yang terdampak bencana. Banyak yang menghargai dedikasinya dan perannya dalam penanganan bencana di Sumut.

BACA JUGA :  Aroma Busuk di Balik Izin Bangunan, LIPPSU Bongkar Dugaan Mafia PBG di Medan

Sebagaimana diketahui Penetapan Ahmad Doli Kurnia Menjadi Plt. Ketua DPD Golkar Sumut adalah sebagai jalan menyelesaikan konsolidasi organisasi, jadi saya berharap Golkar kedepan pasca Musda harus lebih baik lagi, jangan jadi ajang cari panggung dan cuan, tegas Ketua MKGR Kota Medan yang merupakan Kino Berdirinya Golkar; M. Ihsan Kurnia. SE.

selanjutnya menurut Ihsan, Musda Golkar Sumut akan menjadi ajang penting untuk menentukan arah partai di Sumatera Utara. ada Beberapa strategi yang bisa dipertimbangkan :

  1. Konsolidasi Internal : Pastikan kader-kader Golkar Sumut solid dan terorganisir. Bangun komunikasi efektif dengan pengurus dan simpatisan.
  2. Identifikasi Kandidat : Cari calon ketua yang kuat dan diterima oleh berbagai kalangan. Pastikan calon tersebut memiliki visi dan misi jelas untuk partai.
  3. Koalisi Strategis : Jalin hubungan baik dengan partai lain dan tokoh politik untuk memperkuat posisi Golkar di Pilgubsu.
  4. Komunikasi Publik : Jaga citra positif partai melalui media dan kegiatan sosial. Pastikan pesan partai jelas dan konsisten.
  5. Persiapan Logistik : Pastikan semua persiapan teknis dan logistik untuk musda berjalan lancar.
BACA JUGA :  LAPORAN KHUSUS: OPERASI SENYAP DI LANGIT DAN LAUT JAKARTA, Eksklusif: Menguak Tabir Pelarian Aset Triliunan Badan Gizi Nasional (BGN)

tegas tokoh politik Sumut ini.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Golkar sebagai partai yang demokratis harus terus mengedepankan kepentingan rakyat dan menjaga transparansi dalam setiap proses internal, termasuk Musda.

Menurut Ihsan Kurnia ada beberapa hal yang perlu menjadi landasan berpikir setiap kader dalam menghadapi Musda Golkar Sumut antara lain :

  1. Musda Demokratis : Pastikan proses Musda berjalan demokratis, adil, dan transparan. Berikan kesempatan kepada kader-kader terbaik untuk berpartisipasi.
  2. Kandidat Berintegritas : Pilih calon ketua yang memiliki integritas tinggi, visi jelas, dan komitmen kuat untuk rakyat.
  3. Program Kerja Rakyat : Fokus pada program kerja yang berpihak pada rakyat, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
  4. Komunikasi Terbuka : Jaga komunikasi terbuka dengan masyarakat dan simpatisan. Dengarkan aspirasi dan kebutuhan mereka.
BACA JUGA :  Iran Berubah Total Dari Kerajaan Modern Jadi Republik Islam Dalam Satu Revolusi

Dengan prinsip demokratis dan berpihak pada rakyat, Golkar Sumut bisa menjadi partai yang lebih kuat dan dipercaya masyarakat. Tutup M. Ihsan Kurnia SE. Ketua MKGR Kota Medan.