News

Bupati Simalungun Tebar Dusta, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Inpres Serbelawan Gelisah

SIMALUNGUN, PROMEDIA.NEWS – Kebakaran Pasar Inpres Serbelawan yang terjadi pada Senin, 18 Agustus 2025, pukul 15.00 WIB kemarin, menimbulkan luka yang dalam bagi pedagang kecil pribumi yang mengkais rezeki untuk kehidupannya di pasar Inpres yang sudah berpuluh tahun mereka jalani. Di hari yang naas, 18 Agustus 2025 disaat bangsa ini merayakan kemerdekaan, disitu pula pedagang kecil pribumi Simalungun mendapat musibah bagaikan bom yang jatuh dari udara merubuhkan usaha mereka selama ini.

Api yang bermula dari sebuah kios kain dengan cepat menyebar dan menghanguskan 140 kios pasar inpres Serbelawan, termasuk 100 los bagian dalam dan 40 kios di bagian depan, semua hangus dan rata bagaikan lapangan bara tanpa sisa.

Ada kecurigaan yang mendasar, kenapa Pasar Inpres yang dibangun sudah bertahun tahun lamanya bisa terbakar atau dibakar, sampai saat ini masih dalam pertanyaan besar bagi para pedagang pribumi yang mengkais rezeki bertahun tahun di Pasar Inpres Serbelawan. Kerugian yang di alami oleh pedagang kecil pribumi ini tidak sedikit nilainya, diperkirakan puluhan miliyar.

Sementara Bupati Simalungun
Dr. H. Anton Achmad Saragih telah menabur dan menebar janji kepada masyarakat pedagang kecil pasar Inpres Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun akan segera merelokasi dan membangun kembali pasar inpres.

Ketua Bidang Pengawasan Pembangunan dan Usaha Kecil Menengah Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Wan Agus Yahya, Rabu 14/10 saat meninjau lokasi kebakaran kepada Promedia.News, mengatakan, “Sampai sekarang pemerintah Kabupaten Simalungun tidak dapat memastikan kapan pajak inpres tersebut akan di bangun dan Bupati Simalungun hanya menabur dan menebar janji palsu kepada masyarakat pedagang pasar inpres Serbelawan,” ucapnya.

Masyarakat pedagang kecil pasar inpres ini, hanya dikumpulkan di kantor Kecamatan, di berikan bantuan hanya berupa beras dan sembako saja. Bukan mencari jalan penyelesaian agar masyarakat pedagang inpres untuk beraktifitas berjualan kembali, mereka puas hanya memberikan sembako saja, ujarnya

Agus juga menyesalkan dengan sikap Pemerintah Kabupaten Simalungun, dengan melalui pihak Kecamatan mereka hanya sibuk mendata korban kebakaran tanpa memberikan kepastian kapan pajak inpres ini akan di bangun. Padahal pajak pasar inpres kain tersebut satu-satunya roda perekonomian yang ada di Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Naggar Kabupaten Simalungun, jelasnya

Sampai saat ini para pedangan kain pasar inpres terus menanti kehadiran kapan pajak pasar tersebut di bangun oleh Pemkab Simalungun, seakan menanti mimpi janji yang tak berwujud, seperti janji bisu dan pekak yang diberikan Bupati Simalungun, pungkasnya. (Red)

redaksi2

Recent Posts

Mobil Isuzu Panther Touring Milik Kristina Digelapkan Anak Tiri

DELI TUA, PROMEDIA. NEWS - Kristina (55) warga Kelurahan Delitua Timur melaporkan dua anak tirinya…

2 Juni 2026

Hukum Harus Menjadi Raja, Bukan Alat Kekuasaan

Oleh : Suardi, SH MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pernyataan mantan Wakapolri, Komjen Pol. (Purn.) Oegroseno, dalam…

2 Juni 2026

Paryono, Mantan Atlet Voli Nasional yang Tak Pernah Berhenti Mengabdi untuk Pembinaan Generasi Muda

MEDAN, PROMEDIA. NEWS - Nama Paryono tentu tidak asing bagi kalanganv pecinta bola voli Indonesia,…

2 Juni 2026

Direktur Keuangan PNM Hadiri HUT KE-27 PNM, Tekankan Tiga Pilar Pengembangan SDM

BERASTAGI, PROMEDIA.NEWS - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kabanjahe merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)…

2 Juni 2026

Jalan Upah Pungut Kepling Berkelok-Kelok Hingga ke Lau Sidebuk-Debuk

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

2 Juni 2026

LIPPSU: Di Bank Mandiri Kredit Rp155 Miliar Hanya Dengan Telefon “Kriiiing, Halo, Oke Bos, Aman!” Ternyata Macet, Nasabah Geleng Kepala: “Kok Gampang Kali, Ya Mencurinya”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara, Azhari AM Sinik, mengungkap…

2 Juni 2026