LIPPSU Apresiasi Revitalisasi 31 Puskesmas, Ingatkan Pelayanan Harus Maksimal

Medan295 Dilihat

Medan, 27 Maret 2026.

MEDAN, PROMEDIA. NEWS | Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengapresiasi langkah Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang akan merevitalisasi 31 Puskesmas dan Puskesmas Pembantu dalam waktu dekat, termasuk pembangunan ulang tiga unit fasilitas kesehatan.

Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik yang akrab disapa Ari, menilai program tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Medan.

“Ini langkah yang baik dan patut diapresiasi. Pembenahan ini dimaksudkan agar pelayanan kesehatan benar-benar terpenuhi di Kota Medan,” ujar Ari di Medan, Jumat (27/3).

Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan rencana tersebut usai meninjau Puskesmas Rengas Pulau di Jalan Marelan V Pasar II Barat, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (26/3/2026). Dalam peninjauan itu, ia melihat langsung sejumlah kondisi fasilitas yang membutuhkan perbaikan, seperti ruangan yang sempit serta plafon bangunan yang sudah rusak.

BACA JUGA :  Rico Waas Lepas Kafilah Medan ke Ajang STQH ke-19 Sumut

Rico memastikan Puskesmas Rengas Pulau menjadi salah satu prioritas untuk dibangun ulang, mengingat tingginya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

“Kami memastikan Puskesmas Rengas Pulau ini layak untuk dibangun ulang. Dalam satu atau dua bulan ke depan, proses pengerjaan ditargetkan sudah dimulai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari total 31 fasilitas kesehatan yang akan dibenahi, tiga Puskesmas akan dibangun ulang masing-masing di Medan Tuntungan, Medan Marelan, dan Medan Timur. Sementara 28 lainnya akan direvitalisasi, termasuk Puskesmas Pembantu.

BACA JUGA :  Dana BOS SMAN 8 Medan Jadi Sorotan, Kondisi Bangunan Dinilai Tak Sejalan dengan Anggaran Pemeliharaan

Rico menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai gedungnya sudah bagus, tapi pelayanannya masih minimal. Kita harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa dunia kesehatan kita mau berubah menjadi lebih baik, karena ini adalah wajah kesehatan yang langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

LIPPSU juga mengingatkan agar pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan akuntabel, mengingat besarnya anggaran yang akan digelontorkan.

“Jangan sampai pembangunan fisik berjalan, tetapi pelayanan masih belum optimal. Harus dipastikan tidak ada lagi masyarakat yang ditolak atau dipersulit saat berobat di Puskesmas,” tegas Ari.

BACA JUGA :  PELANTIKAN KADIS; Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas Lantik 4 Pejabat Eselon II Hasil Manajemen Talenta

Selain itu, LIPPSU berharap proses revitalisasi ini turut dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, baik dari sisi kompetensi, kedisiplinan, maupun etika pelayanan kepada masyarakat.

Ari menekankan pentingnya pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari perencanaan yang telah ditetapkan.

LIPPSU juga mendorong agar Pemko Medan memastikan pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah padat penduduk dan daerah pinggiran, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program tersebut secara adil dan berkelanjutan.

Laporan: Heriyanto Budi.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan