Sumut

Perjuangan Pemekaran Sumatera Pantai Timur, Tanpa Mobilisasi Massa Dan Dijamin Kondusif

MEDAN, PROMEDIA. NEWS – Muslim Simbolon, Ketua Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur (KP2SPT) memastikan gerakan pemekaran tetap mengutamakan kondisi kondusif di Sumatera Utara.

Hal itu disampaikannya saat pertemuan dengan Subdit 2 Intelkam Polda Sumatera Utara dalam membahas perkembangan pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur.

Muslim Simbolon menegaskan, Komite Pemekaran Sumatera Pantai Timur sejak awal berkomitmen menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

“Bahwasanya kami bisa memberikan jaminan dan memastikan gerakan Komite Pemekaran Sumatera Pantai Timur tetap menjaga kondisi kondusif Sumatera Utara, itu sudah kami kerjakan sejak awal,” ujarnya kepada PROMEDIA.NEWS, id.co Senin (11/5/26) di Perintis Kupi

Menurut dia, langkah dan kebijakan yang dilakukan selama ini mengedepankan pendekatan “jembatan pikiran” dan “jembatan hati”.

“Makanya dalam perjuangan pemekaran Sumatera Pantai Timur, kami tidak pernah melakukan mobilisasi massa, mengepung perkantoran, melakukan gerakan anarkis, ataupun pressure politik,” katanya.

Ia menjelaskan, gerakan yang dibangun lebih mengutamakan pencerahan pemikiran melalui kajian akademik, sekaligus membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap kondisi daerah-daerah yang pembangunannya masih jauh dari yang di harapkan.

Daerah yang dimaksud meliputi Batubara, Asahan, Tanjung Balai, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan yang merupakan cikal bakal kabupaten/kota yang bergabung dalam terbentuk nya pemekaran provinsi sumatera pantai timur.

“Karena itulah perjuangan ini kami lakukan bersama-sama. Gerakan pemekaran ini ini kami lakukan pada dasarnya adalah gerakan pembangunan,” ujarnya.

Menurut Muslim, semangat pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur semata-mata bertujuan mempercepat pembangunan daerah. Karena itu, keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas utama.

“Ini bukan gerakan politik yang dilakukan dengan pengerahan massa atau tindakan-tindakan destruktif. Kami tidak ingin ada kekerasan, perusakan, ataupun tindakan yang merugikan Sumatera Utara,” katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa Komite Pemekaran Sumatera Pantai Timur akan tetap menjaga situasi kondusif dalam memperjuangkan pembentukan daerah otonomi baru.

“Kami memastikan tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang destruktif dan tidak menguntungkan bagi Sumatera Utara,” ucapnya.

Muslim juga mengajak semua pihak untuk tidak memprovokasi situasi.

“Sumatera Utara ini milik kita bersama dalam bingkai NKRI. Jadi jangan ada pihak-pihak yang merasa dekat dengan seseorang lalu melakukan manuver atau tindakan yang memancing hal-hal yang tidak kita harapkan,” katanya.

Laporan : Jhon Fitriadi

redaksi2

Recent Posts

Rp14 Triliun Anggaran Revitalisasi Sekolah, Proyek Besar Tanpa Pengawasan ?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik…

21 Juli 2026

AMPERAKSU Klaim Ada Upaya Mediasi di Tengah Sorotan Dugaan Peredaran Rokok Ilegal Helium, Minta Aparat Bertindak Transparan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat Kecil Sumatera Utara (AMPERAKSU) mengaku mendapat upaya pendekatan…

21 Juli 2026

Hak Hukum Tidak Dipergunakan, Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Roy Suryo

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Hakim tunggal I Ketut Darpawan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Roy…

21 Juli 2026

Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Praperadilan, Asumsi Tidak Ada Dasar Hukum

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Menurut Saksi Ahli Roy Suryo dan Dr. Didit Wijayanto, terdapat persoalan mendasar…

21 Juli 2026

LIPPSU Soroti Dugaan Bayang-Bayang Kekuasaan Bupati Deli Serdang dr. Asriluddin Tambunan di Balik Mutasi Birokrasi Deliserdang

DELISERDANG, PROMEDIA.NEWS - Sebuah keputusan mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deliserdang kini menjadi sorotan publik.…

21 Juli 2026

Ledakan Dahsyat Di Perumahan Mewah Grand Polonia Medan, Ini Penjelasan Kapolrestabes

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ledakan dahsyat dari pipa gas  menyebabkan satu unit rumah mewah di Perumahan…

21 Juli 2026