Sumut

Pengunduran Diri Enam Pejabat Sumut, LIPPSU Pertanyakan Kinerja Tim Seleksi

By : Tim

Medan, 11 Februari 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Gelombang pengunduran diri enam pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menimbulkan sorotan terhadap kinerja Panitia Seleksi (Pansel) dan keputusan Gubernur Sumut dalam menempatkan pejabat strategis.

Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Rabu (11/2), mempertanyakan mekanisme lelang jabatan yang dijalankan Pansel dan Gubernur. Menurutnya, beberapa pejabat yang menduduki posisi strategis justru dinilai “kurang mampu” bekerja dan mundur hanya dalam waktu kurang dari enam bulan.

Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik

 

 

Sedikitnya enam pejabat eselon II tercatat mundur sejak awal tahun 2025 hingga awal 2026. Dua pejabat terbaru yang mengundurkan diri secara berdekatan adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hendra Dermawan Siregar dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Fitra Kurnia.

Sebelumnya, empat pejabat lain juga mengundurkan diri: Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Hasmirizal Lubis (Oktober 2025, alasan keluarga), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rajali (Oktober 2025, alasan kesehatan), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Muhammad Rahmadani Lubis (Mei 2025, fokus pendidikan), dan Kepala Dinas Kominfo Ilyas Sitorus (Maret 2025, pensiun dini).

Azhari menilai pengunduran diri bertubi-tubi tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam proses seleksi jabatan eselon II. “Jika Pansel dan Gubernur menempatkan orang yang belum mampu bekerja di posisi strategis, tidak heran birokrasi menjadi remuk redam,” ujar Azhari.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprovsu, Sutan Tolang Lubis, membenarkan pengunduran diri Hendra dan Fitra. Hendra menyatakan posisi yang diembannya tidak sesuai dengan kapasitasnya, sementara Fitra memilih fokus pada keluarga. Untuk menjaga kelancaran pemerintahan, masing-masing sekretaris dinas ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh).

LIPPSU menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pansel dan mekanisme lelang jabatan, agar pengisian posisi strategis dapat lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkan gelombang pengunduran diri di masa depan. “Kualitas birokrasi Sumut sangat bergantung pada seleksi pejabat yang transparan dan profesional,” tegas Azhari.

By: Syafaruddin Sikumbang,

redaksipro

Recent Posts

FP3 Kota Medan Apresiasi Gerak Cepat SDABMBK Tangani Banjir di Tengah Tingginya Curah Hujan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Forum Pemuda Peduli Pembangunan Kota Medan memberikan apresiasi kepada Dinas Sumber Daya…

16 Juli 2026

Nelayan Diguyur Rp 14,8 M, Awasi Praktik Korupsi Model Tipu Sana, Sogok Sini

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik,…

16 Juli 2026

Eks Hakim Agung Dwi Cahyo: Jika Dugaan Ijazah Jokowi Terbukti Palsu, Masuk Kategori Kejahatan Luar Biasa

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Mantan Hakim Agung Ad Hoc, Dwi Cahyo, menyampaikan pandangannya terkait polemik dugaan…

16 Juli 2026

Antrean BBM Memanas: Rapat Darurat Digelar Poldasu, Bobby Nasution Nobar Piala Dunia Di Nias

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Deretan antrian kendaraan masih terlihat panjang mengular di sejumlah SPBU Sumatera Utara…

16 Juli 2026

Gubsu Nobar di Nias Sambil Teriak Gol, Rakyat Terus Dibohongin BBM Langka

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari A.M Sinik, melontarkan…

16 Juli 2026

Ketika Ilmu Menundukkan Hati, Bukan Meninggikan Diri

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Tidak semua orang yang banyak bicara tentang agama telah menjadi ulama rabbani.…

16 Juli 2026