Sumut

LIPPSU Soroti Dugaan “Bersih-Bersih Dadakan” Saat Pemeriksaan di SPPG Silalas, Minta Kepala SPPG Diperiksa

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Beredarnya tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang diduga berasal dari internal pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Silalas memunculkan tanda tanya besar terkait tata kelola dan standar kebersihan dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam percakapan yang beredar, terdapat instruksi agar seluruh wadah makanan ditutup, area dapur dirapikan, pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, serta segera membersihkan area yang dianggap kotor karena adanya agenda pemeriksaan dari tim audit halal dan BBPOM.

Menanggapi hal tersebut, Azhari A.M Sinik, Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyebut bahwa jika isi percakapan tersebut benar adanya, maka publik berhak mempertanyakan kondisi dapur pada hari-hari biasa ketika tidak ada pemeriksaan.

Pengawasan independen terhadap pengadaan barang dan jasa dinilai penting untuk mencegah penyimpangan dan memastikan pelayanan publik berjalan sesuai standar.

Menurut LIPPSU, persoalan yang muncul bukan semata-mata kegiatan bersih-bersih menjelang inspeksi, melainkan dugaan adanya upaya menampilkan kondisi dapur yang berbeda dari operasional sehari-hari.

“Jika benar pekerja baru diperintahkan membersihkan secara besar-besaran ketika ada pemeriksaan, maka pertanyaan yang muncul adalah bagaimana kondisi dapur saat tidak ada tim pengawas. Standar kebersihan seharusnya dijalankan setiap hari, bukan hanya ketika ada inspeksi, oleh karenanya kita minta kepala SPPG Silalas diperiksa,” tegas Azhari Sinik.

LIPPSU juga meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Kepala SPPG Silalas, termasuk menelusuri dugaan konflik kepentingan apabila benar terdapat indikasi kepala SPPG turut berperan sebagai pemasok atau supplier bahan makanan.

“Jangan sampai program yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat justru tercoreng oleh dugaan manipulasi pengelolaan anggaran maupun tata kelola dapur yang tidak transparan. Semua pihak yang terlibat harus diperiksa secara objektif dan profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, LIPPSU meminta Badan Gizi Nasional, aparat pengawas internal, serta instansi berwenang melakukan audit lapangan secara mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui kondisi riil dapur dan memastikan standar keamanan pangan benar-benar diterapkan.

“Audit mendadak jauh lebih efektif untuk melihat fakta di lapangan. Jangan sampai pemeriksaan hanya menjadi seremonial karena lokasi sudah diberitahu terlebih dahulu sehingga seluruh kekurangan ditutupi sementara,” tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kepala SPPG Silalas terkait beredarnya percakapan tersebut.

Karena itu, seluruh dugaan yang beredar masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan investigasi oleh pihak yang berwenang.

LIPSU menegaskan bahwa program MBG merupakan program strategis nasional yang harus dijaga integritasnya.

Oleh sebab itu, setiap indikasi penyimpangan, baik terkait kebersihan dapur, pengelolaan anggaran, maupun pengadaan bahan makanan, wajib diusut secara transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Penulis : Jhon Fitriadi

redaksi2

Recent Posts

LIPPSU : Berbagai Jenis Limbah Berbahaya Mengintai Di RS Siloam Medan, Nanti Semua Pasien Setelah Berobat Di Sana Diantar Pulang Naik Ambulans

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti dugaan buruknya pengelolaan limbah…

23 Juni 2026

Samsat Keliling Berhadiah Minyak Goreng, Upah Pungut Kepling Masih Di Gurun Pasir

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Di saat Pemerintah Kota Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Badan Pendapatan Daerah…

23 Juni 2026

Hakim Perberat Hukuman PPK Proyek Kereta Api Medan, Terbukti Terima Suap Rp13 Miliar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan memperberat hukuman terhadap Muhammad…

23 Juni 2026

Usai Isu ‘Lantai 10’ dan Aksi MBG, Video Aula Rumah Dinas Gubernur Jadi Lapangan Bola Keluarga Tuai Sorotan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik seputar aksi dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya…

23 Juni 2026

LIPPSU: Ada “Gatot Kaca” Duduk Di Lapak Judi Tembak Ikan Di Trade Centre Belakang KFC Brayan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti dugaan masih beroperasinya arena…

23 Juni 2026

PDI-P Disorot Soal Sikap Politik, Pengamat: Demokrasi Butuh Oposisi yang Jelas dan Pemerintah yang Siap Dikritik

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik mengenai posisi politik PDI-P kembali menjadi perbincangan setelah Bendahara Umum Partai…

23 Juni 2026