WR 2 UDA Ditangkap Diduga Terkait Kasus Penganiayaan Security Kampus

News705 Dilihat

MEDAN – Wakil Rektor 2 Universitas Darma Agung (UDA) Medan versi Hana Nelsri Kaban (HNK), YS ditangkap aparat kepolisian di sekitar kawasan Jalan Syailendra, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Rabu sore (4/6/2025).

YS ditangkap diduga menganiaya tenaga pengaman (security) yang terjadi pada 2 Mei 2025 lalu di lingkungan kampus yang terletak di Jalan DR TD Pardede Medan. Sementara lima tersangka lainnya masih dalam.pengejaran polisi.

BACA JUGA :  LIPPSU: Di Mana Erni Ariyanti Sitorus? Jeritan Korban Bencana Sumut Kian Menyayat Hati, Kalau Tidak Mampu Lebih Baik Mundur Sebelum di Mundurkan

Diketahui penangkapan YS sendiri bermula lantaran adanya laporan penganiayaan yang diduga dilakukan  YS dan kawan kawan terhadap 4 security kampus milik keluarga besar DR TD Pardede.

Adapun laporan itu dilayangkan oleh 2 orang security lagi atas nama Heri Suwardi Tinambunan dan Surya Lumbangaol pada Jumat (2/5/2025) malam dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/1459/V/2025/SPKT/Polrestabes Medan.

Dalam keterangan sebelumnya, Heri Suwardi Tinambunan dianiaya oleh YS dan kawan-kawan pada saat melakukan pengamanan kampus.

BACA JUGA :  LIPPSU: Kejati Sumut Tebang Pilih Kasus Citraland, Buang Saja Palu Hakim

Saat peristiwa itu, YS dkk secara membabi buta melakukan pemukulan kepada 4 security sehingga membuat keempatnya pun mengalami luka.

YS sendiri diduga diangkat sebagai pejabat di rektorat Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) yang diketuai Hana Nelsri Kaban pada hal YS sama sekali tidak pernah menjadi dosen.

Saat dikonfirmasi Kanit Pidum Polrestabes Medan, Iptu. Pol. M. Hafis mengatakan akan menanyakan kepada pimpinannya.

BACA JUGA :  LIPPSU: Awas Maling Anggaran Intai Dana Revitalisasi Sekolah Rp89,5 Triliun

“Nanti saya cek ya, saya tanya pimpinan dulu,” tuturnya.

Sementara Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, M.tidak membatah namun enggan memberikan keterangan.

Sementara kalangan sivitas UDA khususnya mahasiswa mengapresiasi kinerja Polrestabes Medan dalam menangani kasus tersebut (Sn)