News

Sorotan Penunjukan Sekdaprovsu dari Kemendagri, Bobby Nasution Dituding Mematikan Karir Pejabat Pemprovsu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Penunjukan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) yang dikabarkan berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Togap Simangunsong, menuai kritik keras dari berbagai pihak.

Direktur Lembaga Independen Pembangunan Sumatera Utara, Azhari A.M Sinik, secara tegas menyatakan bahwa langkah ini adalah bukti ketidakmampuan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam mengelola tata pemerintahan yang baik.
Azhari Am Sinik bahkan menuding bahwa penunjukan ini juga “mematikan dan menutup karir para pejabat eselon II di Pemprovsu.”

Menurutnya, masih banyak pejabat eselon II di lingkungan Pemprovsu yang dinilai lebih layak dan memiliki kapabilitas untuk mengisi posisi Sekdaprovsu.
“Sepertinya Bobby membangun pemerintahan ala mafia, karena ketidak tahuannya mengelola tata pemerintahan yang baik,” tegas Azhari kepada wartawan, tanpa merinci lebih lanjut tudingan “pemerintahan ala mafia” tersebut.

Kritik semakin mengemuka mengingat informasi yang beredar bahwa Togap Simangunsong, yang saat ini menjabat Staf Ahli Mendagri, akan segera memasuki masa pensiun. “Apalagi Togap Simangunsong sudah akan memasuki masa pensiun. Ini kan ironis, masih banyak pejabat kita di sini yang punya kapasitas,” tambah Azhari.

Penunjukan Sekdaprovsu dari luar lingkungan Pemprovsu, terutama yang mendekati masa pensiun, seringkali menjadi sorotan karena dianggap kurang optimal dalam menjamin keberlanjutan program dan memotivasi jenjang karir pejabat lokal. Para kritikus berpendapat bahwa pejabat internal Pemprovsu yang telah lama mengabdi memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi daerah dan dapat menjaga stabilitas birokrasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun Gubernur Bobby Nasution terkait kritik dan tudingan tersebut.(red)

redaksi2

Recent Posts

LIPPSU: Ada “Gatot Kaca” Duduk Di Lapak Judi Tembak Ikan Di Trade Centre Belakang KFC Brayan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti dugaan masih beroperasinya arena…

23 Juni 2026

PDI-P Disorot Soal Sikap Politik, Pengamat: Demokrasi Butuh Oposisi yang Jelas dan Pemerintah yang Siap Dikritik

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik mengenai posisi politik PDI-P kembali menjadi perbincangan setelah Bendahara Umum Partai…

23 Juni 2026

Diduga Polres Belawan Terima Upeti Gelap Atas Maraknya Judi Tembak Ikan Berlogo ‘AB’

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Meski sudah berulang kali diberitakan media online terkait maraknya judi tembak ikan…

22 Juni 2026

LIPPSU Soroti Nasib Kepling Medan Jadi ‘Budak Siaga’ Jelang APEKSI, Upah Pungut Rp10 Miliar Terus Ditahan Hingga Akhir Zaman

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) melayangkan kritik keras kepada Pemerintah…

22 Juni 2026

LIPPSU : Rp12,3 Miliar Untuk Benih Jagung

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik,…

22 Juni 2026

LIPPSU: Ada Suara Nyaring “Lantai 10” Diduga Perintahkan Aksi Dukung MBG di Eks Medan Club. Rasanya Tak Mungkin Aset Bersejarah Diizinkan Jadi Titik Kumpul Unjuk Rasa

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

22 Juni 2026