Categories: News

PDIP Kritisi MBG, Tapi Kadernya di DPRD Sumut Kelola Dapur Yang Hasilkan Cuan Ratusan Juta Setiap Bulan

Medan, 23 Maret 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Aktivis Sumatera Utara (Sumut), M Iqbal, menyoroti dugaan keterlibatan kader PDI Perjuangan dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Medan.

Keterlibatan itu dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta mencederai semangat program nasional yang seharusnya bebas dari kepentingan politik praktis.

Sorotan tersebut muncul setelah diketahui MRS Foundation (Membangun Rakyat Sejahtera Foundation) menjadi salah satu yayasan yang dipercaya mengelola SPPG dalam program Program Makan Bergizi Gratis di Kota Medan.

Yayasan tersebut diketahui didirikan oleh Meryl Rouli Saragih, yang juga merupakan anggota DPRD Sumatera Utara dari PDI Perjuangan. Iqbal menilai, jika benar kader partai politik aktif ikut terlibat dalam pengelolaan program strategis pemerintah, maka hal itu patut dipertanyakan secara etis maupun secara politik.

“Program pemenuhan gizi adalah program rakyat. Jangan sampai program yang dibiayai negara justru berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok atau kader partai tertentu,” tegas Iqbal di Medan, Kamis (20/3).

Menurutnya, keterlibatan tokoh politik aktif dalam pengelolaan SPPG dapat memunculkan persepsi publik bahwa program tersebut menjadi alat konsolidasi kekuatan politik di tingkat daerah.

“Kalau yayasan itu didirikan oleh kader partai yang sedang menjabat sebagai anggota DPRD, maka publik berhak bertanya: apakah ini murni program sosial, atau ada kepentingan politik di belakangnya?” ujarnya.

Iqbal juga mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi bertabrakan dengan arahan internal partai. Ia menyinggung pentingnya konsistensi terhadap instruksi pimpinan partai agar kader tidak memanfaatkan jabatan atau jaringan politik untuk menguasai program-program negara.

Ia menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan perlu memberikan penegasan agar kader di daerah tidak memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan politik.

“Partai besar seperti PDIP tentu punya disiplin organisasi yang kuat. Jika ada kader yang memanfaatkan program negara, maka DPP harus tegas.”

Jangan sampai ini merusak citra partai dan merusak tujuan program nasional,” katanya. Iqbal menegaskan, program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Karena itu, pengelolaannya harus transparan dan tidak boleh tercampur dengan kepentingan politik praktis. “Program ini menyangkut masa depan generasi. Maka pengelolaannya harus bersih, profesional, dan tidak boleh dijadikan alat politik oleh siapa pun,” pungkasnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) Rapidin Simbolon, menegaskan kader partainya tidak boleh terlibat sebagai pelaksana dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah. Ia menekankan, posisi kader PDIP seharusnya berada pada fungsi pengawasan agar program tersebut benar-benar berjalan untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Rapidin, PDIP memiliki prinsip untuk menghindari praktik yang bersifat pragmatis atau memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan tertentu.

“PDI Perjuangan itu selalu menghindari hal-hal yang bersifat memproyekkan atau pragmatis. Program makanan bergizi gratis ini adalah program pemerintah untuk perbaikan gizi anak-anak. Jadi PDIP jangan mengambil nikmat di sana,” tegas Rapidin

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Lima Rumah Rusak akibat Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan. Ada apa?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Suara ledakan dahsyat menggegerkan warga dan pengguna jalan di seputaran Jalan Perhubungan…

20 Juli 2026

LIPPSU: Kepling Disuruh Nobar Sambil Teriak Teriak, Pulang Subuh Dibentak Istri Tuntut Upah Pungut Yang Masih Disembunyikan Di Meja Kepala Bapenda Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti keluhan para Kepala Lingkungan…

20 Juli 2026

Aliran Uang Haram Diduga ‘Mengalir’ Di Bawah Meja Kapolres Binjai Sebagai Upeti di Balik Judi ‘Las Vegas’ Binjai

BINJAI, PROMEDIA.NEWS - Deru mesin ketangkasan dan aroma asap rokok menyeruak dari sebuah bangunan samar…

20 Juli 2026

Dugaan Korupsi & Jual Beli Menguat, JAGA MARWAH: Banyak Pejabat Bermasalah Dilantik di Kepemimpinan Rico Waas

MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…

20 Juli 2026

Dana BOS Miliaran, Kepala SMAN 1 Batang Kuis Diduga Pungli Siswa Baru Rp100 Ribu per Siswa

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Awal tahun ajaran baru 2026, SMAN 1 Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang,…

20 Juli 2026

Aseng Kayu Mafia Judi Brahrang Binjai Kebal Hukum, Didemo AFMS “Dikeker” Poldasu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polda Sumatera Utara berjanji akan menindaklanjuti laporan warga terkait awetnya judi milik…

20 Juli 2026