News

Dua Oknum Dewan Diduga Hambat Eksekusi Aset Pemko Medan Di Contempo

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan dan Pemilu Sumatera Utara (LP3SU), Salfimi Umar, Jumat (17/7) menduga adanya intervensi dua oknum anggota dewan berinisial WCS dari DPRD Medan dan H dari DPRD Sumut yang menghambat eksekusi pembongkaran bangunan di atas aset Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Perumahan Contempo Regency dan Contempo, Jalan Brigjen Zein Hamid, Kecamatan Medan Johor.

Menurut Salfimi, dugaan itu muncul karena meski Satpol PP Kota Medan telah menerbitkan tiga surat peringatan hingga Surat Pemberitahuan Pembongkaran Nomor 600.1.15.2/5620 tertanggal 13 Juli 2026, bangunan berupa tembok dan taman yang berada di atas Daerah Milik Jalan (DAMIJA) masih belum ditertibkan. Ia menilai seluruh tahapan administrasi telah dilaksanakan sehingga tidak ada alasan untuk menunda eksekusi.

Salfimi menegaskan kawasan tersebut telah menjadi aset resmi Pemko Medan melalui proses pengambilalihan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) yang telah diinventarisasi sebagai Barang Milik Daerah.

Karena itu, bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum wajib ditertibkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga meminta Wali Kota Medan mengevaluasi apabila terdapat pihak yang menghambat penertiban aset daerah. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak tertentu.

Lebih lanjut, Salfimi mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterimanya, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengetahui dan sedang memantau dugaan intervensi oknum anggota DPRD Medan dan DPRD Sumut yang diduga menghambat eksekusi aset Pemko Medan.

Ia menyebut aset PSU Perumahan Contempo Regency juga telah dilaporkan kepada KORSUPGAH KPK RI pada Tahun Anggaran 2025 dan tercatat dalam inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD).

Menurutnya, penertiban dan penyerahan PSU merupakan salah satu indikator dalam program Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK untuk memperkuat tata kelola aset daerah.

Proses pengambilalihan PSU Perumahan Contempo sendiri telah dilakukan Pemko Medan melalui Berita Acara Serah Terima dan Berita Acara Pengambilalihan pada 1 Agustus 2023 yang turut disaksikan Kejaksaan.

Meski demikian, Salfimi menegaskan KPK hanya menjalankan fungsi koordinasi dan supervisi, sedangkan dasar penertiban tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Salfimi berharap Satpol PP Kota Medan bersama Tim Terpadu segera melaksanakan pembongkaran sesuai surat pemberitahuan yang telah diterbitkan.

Menurutnya, penundaan yang terus berlarut dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat dan berpotensi menghambat upaya penyelamatan aset milik pemerintah daerah.

Ia juga meminta seluruh pihak menghormati proses penegakan hukum dan tidak melakukan intervensi dalam bentuk apa pun terhadap aparat yang menjalankan tugasnya.

Menurut Salfimi, penyelamatan aset daerah harus menjadi komitmen bersama agar tata kelola pemerintahan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, WCS maupun H belum memberikan tanggapan atas dugaan intervensi tersebut. (Jhon Fitriadi)

redaksi2

Recent Posts

Gudang Gelap di Balik Kebun Sampali: Dugaan Penimbunan BBM Subsidi Menguji Nyali Aparat

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Di balik rimbunnya pepohonan dan akses jalan yang tertutup, sebuah bangunan…

23 Juli 2026

LIPPSU : Jangan Hanya Cari Pelaksana, Bongkar Rantai Keputusan, Periksa Dugaan Keteribatan Kahiyang Istri Mantan Walikota Medan Bobby Afif Nasution

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Sebuah persidangan di Pengadilan Negeri Medan 20/7/2026, kembali menghadirkan babak penting dalam…

23 Juli 2026

LIPPSU : BOBBY Seperti Anak TK, Ke 2 kalinya Boby Walk Out, sebelumnya Rapat Via Zoom dengan Kementerian Dalam Negeri

Gubernur merupakan Cermin Pemimpin Pemegang Kebijakan, Harus Jadi Teladan Mengelola Perbedaan. Forum Demokrasi Bukan Ruang…

23 Juli 2026

Zainal Sinambela : Waspada! “Broker Politik Cacat Etis” Ancam Kendalikan Golkar Sumut

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Dinamika internal Partai Golkar Sumatera Utara pasca Musda kembali disorot. Kader senior…

23 Juli 2026

Bea Cukai Medan Terus Kebobolan, AMPERAKSU Nilai Pengawasan Lemah karena Rokok Tanpa dan Tidak Sesuai Pita Cukai Masih Beredar

MEDAN, PROMEDIA.NEWS -Maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai maupun rokok yang diduga menggunakan pita cukai…

23 Juli 2026

Konspirasi Jahat Dalam Penyusunan RAB Perjalanan Dinas DPRD Tebing Tinggi 2026

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Diduga Ada Konsiparasi Jahat Dalam Menyusun Rencana Anggaran Belanja Perjalanan Dinas DPRD…

22 Juli 2026