Nasional

Korban Akibat Listrik Blackout Terus Berjatuhan, LIPPSU: PLN Harus Tanggung Jawab, Jangan Pandainya Hanya Minta Maaf

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Minggu (24/5), menyoroti jatuhnya korban jiwa akibat dampak pemadaman listrik massal (blackout) di sejumlah wilayah Sumatera. Ia meminta PT PLN (Persero) tidak hanya menyampaikan permintaan maaf, tetapi juga bertanggung jawab terhadap dampak sosial yang timbul di tengah masyarakat.

Menurut Azhari, blackout yang terjadi sejak Jumat (22/5) malam telah memicu berbagai kondisi darurat, termasuk penggunaan genset secara tidak aman yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia akibat keracunan gas karbon monoksida (CO).

“PLN jangan pandainya hanya minta maaf. Korban terus berjatuhan. Ini harus menjadi evaluasi total terhadap sistem kelistrikan di Sumatera,” tegas Azhari.

Berdasarkan laporan kepolisian dan sejumlah media nasional, sedikitnya empat orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya kritis di dua provinsi berbeda akibat diduga menghirup asap genset di ruang tertutup saat terjadi pemadaman listrik massal.

Kronologis kejadian bermula pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.40 hingga 18.45 WIB ketika blackout melanda sejumlah wilayah Sumatera akibat gangguan sistem transmisi kelistrikan. Dalam kondisi listrik padam total, warga dan pelaku usaha menggunakan genset sebagai sumber listrik darurat.

Di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, genset dinyalakan di dalam ruko Indrapura ACC, Kecamatan Air Putih, yang dalam kondisi tertutup minim ventilasi. Empat karyawati diduga terpapar gas karbon monoksida sepanjang malam hingga akhirnya ditemukan tidak sadarkan diri pada Sabtu (23/5) siang. Dua korban meninggal dunia dan dua lainnya kritis.

Sementara di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sejumlah remaja menggunakan genset di Masjid Nurul Huda, Nagari Pandai Sikek, untuk mengisi daya telepon seluler. Tiga remaja tertidur di ruangan belakang masjid saat genset masih menyala. Saat ditemukan pada Sabtu dini hari, dua pelajar meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Azhari menilai rentetan korban tersebut menunjukkan blackout tidak bisa dianggap sekadar gangguan teknis biasa. Menurutnya, pemerintah dan PLN harus melakukan investigasi menyeluruh terhadap keandalan sistem transmisi listrik Sumatera agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ini sudah menjadi alarm serius. Blackout bukan hanya soal lampu padam, tetapi menyangkut keselamatan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera. Berdasarkan penjelasan awal PLN, blackout dipicu gangguan pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang berdampak pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera.

PLN menyebut gangguan tersebut menyebabkan penurunan frekuensi sistem sehingga dilakukan penghentian pasokan listrik secara otomatis guna mencegah kerusakan pembangkit yang lebih besar. PLN juga memastikan proses pemulihan dilakukan bertahap dan pelanggan terdampak akan memperoleh kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Laporan : Heriyanto Budi

redaksi2

Recent Posts

SPPG Silalas Yayasan Sabda Peduli Gizi Diduga Korupsi Upah Tenaga Kerja

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) menyoroti dugaan berbagai penyimpangan dalam pelaksanaan…

12 Juni 2026

LIPPSU : Uang Intensif Pegawai Rp38 M Raib, Upah Pungut Kepling Rp10 M Lenyap

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Pajak Sumut 2026…

12 Juni 2026

8 Tahun Berlalu, PT Sompo Tak Kunjung Bayar Klaim Asuransi Nasabah Meski Telah Inkrah

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Klaim asuransi yang diajukan pemegang polis MD-FPR-000293-000002017-08, Halomoan H, selaku nasabah PT…

12 Juni 2026

Tangan Dan Kaki Melayang Karena Tersinggung Di Jalan, Marajohan Laporkan Oknum Anggota DPRD Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

12 Juni 2026

LIPPSU: Pasien BPJS Nyaris Kehilangan Nyawa, Rumah Sakit Terapkan Birokrasi Berbelok-belok Seperti Jalan Layang Kelok 9 Di Sumbar

MEDAN, PROMEDIA. NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM…

12 Juni 2026

Ratama Sumbayak : Periksa 26 Pajabat Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kajagung Burhanuddin Harus Tegas

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran Ratama Saragih, S.H, CCF menyampaikan desakannya kepada…

11 Juni 2026