Ihwan Ritonga Desak Kapolda Sumut Sidak Gudang Beras: Tangkap Mafia yang Rugikan Rakyat!

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ihwan Ritonga, angkat bicara terkait keluhan masyarakat soal mahalnya harga beras dalam beberapa waktu terakhir. Politisi Partai Gerindra ini mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), untuk segera melakukan sidak ke lapangan guna mengungkap dugaan adanya praktik penimbunan dan pengoplosan beras oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya meminta dengan tegas kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisnu, agar segera menggerakkan seluruh jajarannya untuk menyelidiki dan menindak tegas para pelaku yang dengan sengaja menimbun atau mengoplos beras. Kondisi ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Harga beras terus naik, dan kita mencurigai ada praktik yang tidak sehat di baliknya,” kata Ihwan saat ditemui di Gedung DPRD Sumut, Rabu (24/7/2025).

Menurut Ihwan, harga beras yang terus melonjak bukan hanya disebabkan oleh faktor produksi, tetapi juga karena ulah segelintir orang yang diduga sengaja memainkan pasokan untuk mencari keuntungan pribadi. Praktik seperti ini, lanjutnya, adalah bentuk kejahatan yang sangat merugikan rakyat, terutama masyarakat kecil.

“Ini bukan sekadar masalah ekonomi biasa. Ini sudah menyangkut hajat hidup orang banyak. Saat rakyat susah, ada pihak yang malah cari untung dengan cara licik. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sejak awal sudah menekankan pentingnya ketahanan pangan dan bersikap keras terhadap mafia pangan. Oleh karena itu, ia mendorong agar aparat penegak hukum menjalankan komitmen tersebut di daerah, termasuk di Sumatera Utara.

“Pak Prabowo sudah berulang kali menyampaikan bahwa kita harus melindungi petani dan konsumen dari praktik-praktik kotor seperti ini. Pemerintah pusat sudah jelas komitmen melawan mafia pangan. Sekarang tinggal bagaimana jajaran di bawahnya, termasuk kepolisian daerah, menjalankan arahan itu dengan tegas,” ungkap Ihwan.

Selain meminta sidak oleh Polda Sumut, Ihwan juga mendorong Polres-polres di kabupaten/kota turut bergerak cepat mengawasi distribusi dan stok beras di wilayah masing-masing. Ia menyebut ada indikasi kuat bahwa praktik penimbunan terjadi di sejumlah gudang penyimpanan besar.

“Kita tidak ingin rakyat jadi korban dari permainan mafia. Saya yakin, dengan tindakan cepat dan tegas dari aparat hukum, harga beras bisa kembali stabil. Kita harus pastikan bahwa kebutuhan pokok rakyat tidak dijadikan alat permainan oleh segelintir oknum,” ujarnya.

Ihwan juga mengajak masyarakat untuk turut aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait distribusi beras. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting dalam membantu penegakan hukum dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Saya yakin, kalau masyarakat dan aparat hukum bergerak bersama, tidak ada ruang bagi mafia pangan di Sumut. Kita harus lindungi kepentingan rakyat, karena itu jauh lebih penting dari keuntungan pribadi segelintir orang,” tutup Ihwan Ritonga. (Heriyanto Budi)

redaksi2

Recent Posts

Lima Rumah Rusak akibat Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan. Ada apa?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Suara ledakan dahsyat menggegerkan warga dan pengguna jalan di seputaran Jalan Perhubungan…

20 Juli 2026

LIPPSU: Kepling Disuruh Nobar Sambil Teriak Teriak, Pulang Subuh Dibentak Istri Tuntut Upah Pungut Yang Masih Disembunyikan Di Meja Kepala Bapenda Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti keluhan para Kepala Lingkungan…

20 Juli 2026

Aliran Uang Haram Diduga ‘Mengalir’ Di Bawah Meja Kapolres Binjai Sebagai Upeti di Balik Judi ‘Las Vegas’ Binjai

BINJAI, PROMEDIA.NEWS - Deru mesin ketangkasan dan aroma asap rokok menyeruak dari sebuah bangunan samar…

20 Juli 2026

Dugaan Korupsi & Jual Beli Menguat, JAGA MARWAH: Banyak Pejabat Bermasalah Dilantik di Kepemimpinan Rico Waas

MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…

20 Juli 2026

Dana BOS Miliaran, Kepala SMAN 1 Batang Kuis Diduga Pungli Siswa Baru Rp100 Ribu per Siswa

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Awal tahun ajaran baru 2026, SMAN 1 Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang,…

20 Juli 2026

Aseng Kayu Mafia Judi Brahrang Binjai Kebal Hukum, Didemo AFMS “Dikeker” Poldasu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polda Sumatera Utara berjanji akan menindaklanjuti laporan warga terkait awetnya judi milik…

20 Juli 2026