Sumut

Bulog Sumut Salurkan 524 Ton Gula untuk Stabilkan Harga; Permintaan Melonjak saat Ramadhan

Medan, 23 Maret 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Lonjakan kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan 1447 Hijriah mendorong Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara mengambil langkah cepat dengan menyalurkan ratusan ton gula ke pasar.

Sebanyak 524 ton gula telah didistribusikan melalui berbagai mitra untuk menjaga ketersediaan dan menstabilkan harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengungkapkan bahwa seluruh stok gula yang disiapkan selama Ramadhan telah terserap habis oleh pasar melalui jaringan distribusi resmi seperti Rumah Pangan Kita (RPK).

Menurutnya, lonjakan distribusi tahun ini meningkat drastis dibandingkan Ramadhan tahun sebelumnya yang hanya mencapai sekitar 70 ton. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat sekaligus adanya tekanan pasokan di pasar.

“Permintaan meningkat karena harga gula cenderung naik, sementara pasokan dari pihak swasta terbatas,” ujarnya.

Bulog pun mengambil peran strategis sebagai penyeimbang pasar dengan memastikan gula tetap tersedia dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Saat ini, harga gula mengacu pada Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp17.500 per kilogram, sedangkan untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar ditetapkan Rp18.000 per kilogram.

Selain distribusi selama Ramadhan, Bulog sebelumnya juga telah menambah pasokan sebanyak 450 ton gula yang didatangkan dari sejumlah daerah penghasil seperti Lampung dan Jawa Timur. Pengiriman dilakukan secara bertahap guna menjaga kesinambungan stok hingga Lebaran 2026.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pangan di Sumatera Utara, terutama pada momen hari besar keagamaan yang identik dengan lonjakan konsumsi.

Ke depan, Bulog memastikan pasokan gula akan terus diperkuat. Dalam waktu dekat, tambahan sekitar 200 ton gula dari pabrik Bulog dijadwalkan tiba untuk menambah cadangan di gudang.

Langkah ini diharapkan mampu meredam gejolak harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadhan hingga Idulfitri.

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

PDI-P Disorot Soal Sikap Politik, Pengamat: Demokrasi Butuh Oposisi yang Jelas dan Pemerintah yang Siap Dikritik

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polemik mengenai posisi politik PDI-P kembali menjadi perbincangan setelah Bendahara Umum Partai…

23 Juni 2026

Diduga Polres Belawan Terima Upeti Gelap Atas Maraknya Judi Tembak Ikan Berlogo ‘AB’

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Meski sudah berulang kali diberitakan media online terkait maraknya judi tembak ikan…

22 Juni 2026

LIPPSU Soroti Nasib Kepling Medan Jadi ‘Budak Siaga’ Jelang APEKSI, Upah Pungut Rp10 Miliar Terus Ditahan Hingga Akhir Zaman

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) melayangkan kritik keras kepada Pemerintah…

22 Juni 2026

LIPPSU : Rp12,3 Miliar Untuk Benih Jagung

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik,…

22 Juni 2026

LIPPSU: Ada Suara Nyaring “Lantai 10” Diduga Perintahkan Aksi Dukung MBG di Eks Medan Club. Rasanya Tak Mungkin Aset Bersejarah Diizinkan Jadi Titik Kumpul Unjuk Rasa

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

22 Juni 2026

Ketika Ruang Publik Terusik Dari Dukung Mendukung Program Nasional : Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) VS Makan Bergizi Gratis (MBG)

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Belakangan ini kita disuguhkan banyaknya pro dan kontra terkait program nasional Makan…

22 Juni 2026