Politik

Pasca OTT, Erni Ariyanti Harus Bertanggung Jawab Atas Anggota DPRD Dampingi Bobby ke Tabagsel

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Status dan kedudukan anggota DPRD SU yang disebut oleh Bobby Gubernur Sumut yang turut mendampinginya dalam kunjungan kerja (Kunker) ke Tabagsel masih terjadi perhatian publik Sumatera Utara.

Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus harus memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab atas kesertahan anggota DPRD di maksud ke Tabagsel.
“Atas dasar apa anggota DPRD ikut Bobby Nasution ke Tabagsel, atas perintah ketua DPRD, atas perintah ketua Komisi terkait atau kehendak pribadi, karena di ajak Gubernur, kata Khairul Indra mantan Wkl. Sekretaris Partai Golkar Sumut, pada Promedia Selasa, 8/7/2025.

Pendampingan anggota DPRD dalam kunjungan ke Tabagsel harusnya dilakukam secara resmi. Kalau ada keterangan Komisi D tidak mengetahui pendampingan anggota DPRD SU, boleh jadi dan kemungkinan, pertama karena perintah langsung dari ketua DPRD, kedua karena diajak Bobby.

Kalau atas dasar perintah ketua DPRD, maka mestinya melalui pimpinan komisi terkait. Kalau di ajak Bobby Gubernur maka pendampingan dimaksud atas dasar kehendak pribadi.
Erni Ariyanti Sitorus harus mengklarifikasi ini. Dan pimpinan fraksi asal DPRD dimaksud harus memberi teguran, kata Khairul Indra.

Kalau pendampingan anggota DPRD secara pribadi patut diduga, anggota DPRD di maksud mengetahui ada proyek jalan dikelolah oleh Dinas PUPR Sumut. Apalagi dalam kunjungan tersebut ada 5 tersangka yang di tangkap KPK, ikut dalam kunjungan Gubernur ke Tabagsel.

“KPK harus usut, panggil dan periksa anggota DPRD yang ikut kunker Gubsu ke Tabagsel,” jelasnya.

Khairul Indra merasa heran, Bobby Nasution sudah ngelantur dan mempertontonkan kepanikannya kepada publik, bahkan kasus Proyek PUPR Sumut ini sudah menjadi isu Nasional, karena Topan Obaja Putra Ginting disebut sebut “Golden Boys”nya Bobby Nasution.

Siapa yang tidak tahu, kalau Bobby itu menantu mantan Presiden. Kalau Bobby Nasution bukan menantu mantan Presiden, kasus Topan Obaja Ginting Putra selaku kadis PUPR Sumut non aktif ini dianggap biasa biasa saja, ungkapnya

Rakyat Sumatera Utara sudah biasa mengadapi kasus korupsi. Jangankan setingkat Kadis, dua Gubernur, Bupati dan Walikota saja sudah pernah dipenjara, kata Khairul Indra.

Jurnalis : Mustafa Kamal.

redaksi2

Recent Posts

LIPPSU: Mengurus Kebun PSU Seluas 14.276 Hektare Dengan Jurus “Sambar Gledek”, Puluhan Miliar Rupiah Uang Ikut Tersambar Petir

MEDAN, PRIMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Sabtu…

1 Juni 2026

Ada Ketua Kelas di Pemprovsu Ingin Preteli Proyek RS Haji Rp484 Miliar?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

1 Juni 2026

John Ester Lase : Rehabilitasi Puskesmas Medan Sudah Dirancang Matang

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata…

1 Juni 2026

LIPPSU: Hanya Pendekar Mabuk Yang Bisa Batalkan Putusan MA dan PK

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…

1 Juni 2026

LIPPSU: Tok, Tok, Tok… Putusan MA dan PK Sudah Sah, PT Sompo Insurance Wajib Penuhi Hak Konsumen dan Jangan “Lari Malam”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, Minggu (31/5/2026), menyoroti belum tuntasnya sengketa…

1 Juni 2026

LIPPSU: Sudah Tahu Ada Gangguan Blackout PLN Tapi Mengapa Didiamkan Saja Sampai Rakyat Menjerit-Jerit, Lalu Minta Maaf

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Minggu…

1 Juni 2026