News

Pemimpin Tertinggi Iran Sampaikan Pesan Tahun Baru Iran: Soroti Konflik, Persatuan Nasional, dan Kemenangan “Pejuang Islam”

Teheran, 22 Maret 2026.

TEHERAN, PROMEDIA.NEWS | Pemimpin Iran, Seyyed Mojtaba Khamenei, menyampaikan pesan resmi menyambut tahun baru Iran 1405 dengan ucapan selamat kepada rakyat Iran serta umat Muslim di seluruh dunia, sekaligus menyoroti dinamika konflik yang terjadi sepanjang tahun sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Khamenei membuka dengan doa spiritual yang menekankan perubahan menuju kondisi yang lebih baik, seiring bertepatan-nya dua momen penting: hari raya Eid al-Fitr 1447 H dan perayaan tradisional Persia, Nowruz. Ia menyebut momentum ini sebagai perpaduan antara “musim semi spiritual dan musim semi alam”.

Khamenei juga menyampaikan ucapan selamat kepada rakyat Iran atas apa yang disebutnya sebagai “kemenangan luar biasa para pejuang Islam”, sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang gugur dalam berbagai konflik dan operasi keamanan.

 

Sorotan Tiga Konflik Besar

Dalam pidatonya, Khamenei menegaskan bahwa tahun 1404 menjadi periode penuh tekanan, di mana Iran menghadapi tiga konflik besar di bidang militer dan keamanan.

Konflik Juni

Ia menuduh “musuh Zionis” dengan dukungan langsung Amerika Serikat melakukan serangan mendadak yang menewaskan komandan militer dan ilmuwan Iran, serta sekitar 1.000 warga sipil. Namun, menurutnya, serangan tersebut gagal mencapai tujuan karena perlawanan rakyat dan militer Iran.

Kudeta Januari

Khamenei menyebut adanya upaya destabilisasi melalui operasi yang melibatkan “tentara bayaran”, yang menurutnya dimanfaatkan oleh Amerika Serikat dan Israel untuk memanfaatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Konflik yang Sedang Berlangsung

Ia menggambarkan konflik saat ini sebagai fase paling emosional, ditandai dengan gugurnya tokoh-tokoh penting serta anggota militer, termasuk dari Islamic Revolutionary Guard Corps, tentara nasional, dan aparat keamanan lainnya.

Klaim Ketahanan Nasional

Khamenei menegaskan bahwa tujuan musuh adalah menciptakan ketakutan dan melemahkan dukungan rakyat terhadap sistem pemerintahan Iran. Namun, ia mengklaim strategi tersebut gagal.

Menurutnya, masyarakat Iran justru menunjukkan solidaritas tinggi dengan menggabungkan “ibadah puasa dan jihad”, serta membentuk pertahanan sosial di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan hingga masjid.

Ia juga menyebut respons Iran telah membuat pihak lawan mengalami “kebingungan dan kontradiksi”, yang dianggap sebagai tanda kelemahan strategi mereka.

 

Pesan Penutup

Menutup pernyataannya, Khamenei menekankan pentingnya persatuan nasional, ketahanan menghadapi tekanan eksternal, serta harapan bahwa tahun baru akan membawa kondisi yang lebih baik bagi Iran.

By: Syafaruddin Sikumbang.

Sumber: Update Nusantara

redaksipro

Recent Posts

Dugaan Korupsi & Jual Beli Menguat, JAGA MARWAH: Banyak Pejabat Bermasalah Dilantik di Kepemimpinan Rico Waas

MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…

20 Juli 2026

Dana BOS Miliaran, Kepala SMAN 1 Batang Kuis Diduga Pungli Siswa Baru Rp100 Ribu per Siswa

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Awal tahun ajaran baru 2026, SMAN 1 Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang,…

20 Juli 2026

Aseng Kayu Mafia Judi Brahrang Binjai Kebal Hukum, Didemo AFMS “Dikeker” Poldasu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polda Sumatera Utara berjanji akan menindaklanjuti laporan warga terkait awetnya judi milik…

20 Juli 2026

LIPPSU: Pembangunan Blok D RS Haji Medan Diganjal Kisruh Tower B

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengingatkan agar pembangunan Blok D…

20 Juli 2026

Mengenal Ulama Dunia, Renungan Berdasarkan Pandangan Imam Al-Ghazali

Oleh: Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Sebagai seorang mukmin hamba Allah dan Umat…

19 Juli 2026

LIPPSU: PKH dan KIP Warga Medan “Digergaji” Hingga Putus, Rico Waas Asyik Nobar Piala Dunia Sambil Teriak ‘Hajar Terus, Bro, Ya, Ya.. Gooool’

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Gelombang pemutusan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar…

19 Juli 2026