Mobil Listrik Terbakar diduga milik Perusahaan Bobby Nasution
Medan, 8 Januari 2026.
MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Mobil listrik merek Hyundai Ioniq 5 N dengan pelat nomor BK 1373 AFV yang terbakar tercatat atas nama PT Wirasena Cipta Reswara.
SATU unit mobil listrik merek Hyundai Ioniq 5 N berkelir biru terbakar di sebuah bengkel di Jalan Sei Asahan, Kota Medan, Sumatera Utara pada Rabu, 7 Januari 2026. Mobil ini diduga milik perusahaan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Nomor polisi mobil yang terbakar itu BK 1373 AFV. Berdasarkan data Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap atau Samsat Medan, mobil itu tercatat atas nama PT Wirasena Cipta Reswara beralamat di Komplek Taman Setia Budi Indah, Setia Budi Square Nomor 28, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang. Tahun perakitan mobil tersebut 2024 dengan masa berlaku pajak kendaraan hingga 15 Februari 2026 dan masa berlaku STNK hingga 15 Februari 2030.
Seorang warga di sekitar lokasi mengatakan mobil yang terbakar itu santer dibicarakan milik Bobby Nasution. Saat kebakaran terjadi, kata dia, terlihat petugas pemadam kebakaran Medan dibantu Satuan Polisi Pamong Praja dari Kantor Gubernur Sumut. “Kami dengar milik Bobby Nasution, tapi tidak bisa kami pastikan,” kata warga yang enggan namanya ditulis, Kamis, 8 Janujari 2025.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Wandro Abadi Malau, mengatakan ia juga mendapat kabar pemilik mobil itu adalah Bobby, namun ia tak bisa mengonfirmasinya. Ia juga tidak tahu mengapa ada mobil Satpol PP Pemprov Sumut di lokasi kebakaran. “Tugas kami hanya memadamkan api. Soal pemilik mobil, kami tidak sampai kesana,” ujar Malau.
Indonesia Corruption Watch (ICW) pernah melaporkan Bobby Nasution merupakan komisaris di PT Wirasena Cipta Reswara. Ia memiliki saham senilai Rp 9,3 Miliar. Salah satu proyek PT. Wirasena CIpta Reswara ialah pembangunan perumahan bersubsidi Sukabumi Sejahtera Satu yang bekerja sama dengan pemerintah dan Bank BTN di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat. Perusahaan itu juga memperluas ekspansi ke sektor tambang, dengan menanam saham Rp. 5,7 miliar di PT Sambas Minerals Mining.
Bobby Nasution belum menjawab telepon dan pesan singkat yang dilayangkan Tempo perihal kepemilikan mobil tersebut. Namun, Bobby pernah menunggangi mobil dengan tipe yang sama saat adu ketangkasan drag race di Kawasan Bandara Polonia Medan pada Januari 2024 saat ketika masih Wali Kota Medan.
Berdasarkan arsip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara elektronik (e-LHKPN), Bobby Nasution tercatat melaporan hartanya pada 11 Februari 2025 yang dipublikasikan KPK. Dalam laporan tersebut, ia melaporkan kepemilikan enam unit kendaraan, meliputi: Toyota Kijang Innova 2.4 A/T ( tahun 2018) dengan nilai Rp 280 juta; Mitsubishi Lancer (2008): Rp 160 juta; Honda Accord 1.5TC E CVT (2020): Rp 580 juta; Suzuki ST100 (1996): Rp 15 juta; Yamaha Z8D Mio (2008): Rp 15 juta dan Nissan Juke 1.5 4×2 A/T (2012): Rp 120 juta.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Erwin Hotmanshah Harahap belum mengetahui soal kepemilikan mobil tersebut. “Belum terkonfirmasi ke saya,” katanya pada awak media.
Adapun pihak Hyundai Cabang Medan yang dihubungi Tempo belum menaggapi pemicu kebakaran pada salah satu varian andalan mobil listrik pabrikan asal Korea Selatan tersebut.
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
Karya : Ust. Abdul Latif Khan. MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Setiap manusia dilahirkan diatas bumi, tetap…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Jumat…