Categories: News

Menguliti Pengkhianatan di Jantung Badan Gizi Nasional (BGN)

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS |  JAKARTA – Pelarian massal para vendor dari kawasan Grogol dan Tanjung Duren bukan sekadar aksi nekat spekulan. Investigasi mendalam mengungkap adanya “karpet merah” yang dibentangkan dari dalam birokrasi. Mustahil pintu pelarian terbuka lebar tanpa jaminan dari oknum yang memegang kunci otoritas.

Inilah anatomi aliran dana balik (kickback) yang diduga mengalir deras ke oknum pejabat Badan Gizi Nasional (BGN), sebuah pengkhianatan di tengah upaya negara memerangi stunting.

 

1. Manipulasi Digital: Operasi Senyap “Jumat Sore”

Radar audit forensik mendeteksi pola transaksi mencurigakan yang dikenal dengan istilah “Digital Wallet Surge”. Tepat pukul 01:00 WIB, aliran dana dalam jumlah masif membanjiri akun Bank Digital dan E-Wallet milik lingkaran keluarga pejabat eselon di Direktorat Pengadaan BGN.

Modus Pecahan: Nominal transaksi sengaja dipecah di bawah ambang batas laporan otomatis rata-rata Rp49 Juta untuk mengelabui sistem kepatuhan perbankan.

Logika “Uang Tutup Mata”: Aliran dana ini diduga kuat sebagai pelicin agar Berita Acara Serah Terima (BAST) fiktif segera ditandatangani. Dampaknya fatal: dana termin pertama senilai ratusan miliar cair ke rekening vendor hanya beberapa jam sebelum mereka menghilang.

 

2. Jalur Belakang: Cangkang Konsultan dan Rekening Nominee

Investigasi juga menemukan jejak “Success Fee” yang mengalir dari PT Yasa menuju sebuah perusahaan konsultan manajemen misterius. Perusahaan ini baru berusia tiga bulan, tanpa portofolio jelas, namun memiliki afiliasi mengejutkan: kepemilikannya diduga kuat mengarah pada kerabat dekat pejabat pengambil keputusan di BGN.

Nilai Temuan: Estimasi suap mencapai 5-10% dari nilai proyek, atau berkisar antara Rp100 – Rp200 Miliar.

Tujuan: Imbalan ini diberikan agar spesifikasi laptop seharga Rp60 Juta per unit lolos verifikasi tanpa audit fisik, sebuah praktik yang secara terang-terangan meludahi standar pengadaan barang dan jasa pemerintah.

 

3. Protokol “Safe Passage”: Asuransi Pelarian Sang Pejabat

Kejahatan ini tidak hanya dibayar dengan uang tunai, tetapi juga dengan fasilitas “Safe Passage”. Ditemukan data reservasi hotel mewah di Singapura serta tiket pesawat kelas bisnis untuk individu-individu yang berafiliasi dengan oknum BGN.

Jadwal keberangkatan diatur secara presisi: minggu depan. Saat sorotan publik terhadap vendor mulai mereda, para oknum ini bersiap menempuh jalur keluar (exit plan) untuk menghindari panggilan paksa dari Kejaksaan Agung.

 

“Musuh dalam Selimut”

Analisis aset ini mengonfirmasi pernyataan Presiden: uang rakyat tidak hanya dicuri, tetapi digunakan untuk membiayai pengkhianatan terhadap negara. Tanpa pembersihan total di internal BGN, pengejaran vendor ke luar negeri akan selalu bocor. Selama “orang dalam” masih menjadi informan bagi para pelarian, keadilan hanya akan berujung pada jalan buntu.

Status Saat Ini: Jejak aset telah terkunci. Kini, bola panas berada di tangan penegak hukum untuk membuktikan bahwa tak ada tempat bersembunyi bagi mereka yang mencuri hak gizi anak bangsa.

Penulis: Lhynaa Marlinaa (Marlina)  https://www.facebook.com/share/1CtvyzonYV  Daily Vlog | News Agregator | Citizen Journalist

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Lima Rumah Rusak akibat Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan. Ada apa?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Suara ledakan dahsyat menggegerkan warga dan pengguna jalan di seputaran Jalan Perhubungan…

20 Juli 2026

LIPPSU: Kepling Disuruh Nobar Sambil Teriak Teriak, Pulang Subuh Dibentak Istri Tuntut Upah Pungut Yang Masih Disembunyikan Di Meja Kepala Bapenda Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti keluhan para Kepala Lingkungan…

20 Juli 2026

Aliran Uang Haram Diduga ‘Mengalir’ Di Bawah Meja Kapolres Binjai Sebagai Upeti di Balik Judi ‘Las Vegas’ Binjai

BINJAI, PROMEDIA.NEWS - Deru mesin ketangkasan dan aroma asap rokok menyeruak dari sebuah bangunan samar…

20 Juli 2026

Dugaan Korupsi & Jual Beli Menguat, JAGA MARWAH: Banyak Pejabat Bermasalah Dilantik di Kepemimpinan Rico Waas

MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…

20 Juli 2026

Dana BOS Miliaran, Kepala SMAN 1 Batang Kuis Diduga Pungli Siswa Baru Rp100 Ribu per Siswa

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Awal tahun ajaran baru 2026, SMAN 1 Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang,…

20 Juli 2026

Aseng Kayu Mafia Judi Brahrang Binjai Kebal Hukum, Didemo AFMS “Dikeker” Poldasu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polda Sumatera Utara berjanji akan menindaklanjuti laporan warga terkait awetnya judi milik…

20 Juli 2026