Ketika Buka Puasa Bersama Masih Jauh dari Nilai Puasa Itu Sendiri (Ilustrasi AI PromediaNews)
Medan, 11 Maret 2026.
MEDAN, PROMEDIA,NEWS |Ada satu pemandangan yang sering kita lihat setiap Ramadhan.
Status media sosial diperbarui. Semua tampak indah. Namanya buka puasa bersama.
Namun kadang ada satu pertanyaan yang pelan-pelan muncul di dalam hati: Apakah kebersamaan itu benar-benar lahir dari ruh puasa?. Atau hanya sekadar acara makan bersama yang dipindahkan waktunya ke maghrib?
Rasulullah ﷺ mengingatkan kita: “Betapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.” (HR. Ibnu Majah, Ahmad — dinilai hasan)
Hadits ini seperti cermin bagi kita. Karena puasa bukan hanya menahan lapar diperut. Puasa adalah menahan hati, menahan lisan, menahan ego. Jika setelah seharian menahan lapar, lalu ketika berbuka kita kembali kepada: Ghibah, pamer kemewahan, saling sindir, atau sekadar berlomba menunjukkan status, maka nilai puasa itu perlahan memudar.
Kadang buka puasa bersama berubah menjadi: Ajang memperlihatkan siapa yang paling sukses, memperlihatkan makanan paling mahal, foto paling ramai, atau sekadar acara sosial tanpa ruh ibadah
Padahal orang yang berpuasa sejatinya sedang belajar kerendahan hati.
Seharusnya puasa melembutkan hati. Bukan justru membuat kita sibuk dengan dunia.
Buka puasa yang benar seharusnya sederhana.
Allah masih memberi kita kesempatan hidup hari ini. Dan Rasulullah ﷺ bersabda: “Orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak ketika ia berbuka.” (HR. Tirmidzi)
Bayangkan… Di detik-detik itu langit terbuka doa diangkat ampunan ditawarkan.
Namun kadang kita justru sibuk dengan kamera, obrolan, dan hidangan.
Menjelang adzan maghrib, mari kita bertanya pada diri sendiri:
Karena Ramadhan bukan sekadar bulan lapar.
Ketika kita duduk di meja berbuka hari ini, mari kita ingat satu hal: Yang Allah lihat bukan banyaknya makanan di meja kita. Tapi perubahan hati di dalam dada kita.
Semoga Ramadhan ini tidak hanya membuat kita kenyang saat maghrib, tetapi juga membuat kita lebih dekat kepada Allah.
Allahumma taqabbal minna shiyamana wa qiyamana. Ya Allah, terimalah puasa dan ibadah kami.
Penulis: Ustad Abdul Latif Khan
By: Syafaruddin Sikumbang
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
Karya : Ust. Abdul Latif Khan. MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Setiap manusia dilahirkan diatas bumi, tetap…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Jumat…