News

Inisiator Konperda Sutrisno Pangaribuan Kritik Pelaporan Muhammad Jusuf Kalla, Ormas Kristen Diminta Tak Diseret ke Ranah Politik

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Pelaporan terhadap Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, ke pihak kepolisian atas dugaan penistaan agama Kristen menuai kritik tajam. Inisiator Kongres Perdamaian Dunia (Konperda), Sutrisno Pangaribuan, menilai pelibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) Kristen dalam polemik tersebut sebagai langkah yang tidak tepat dan sarat kepentingan politik.

Dalam keterangan tertulisnya di Medan, Rabu (15/4/2026), Sutrisno Pangaribuan, menyebut polemik ini bermula dari beredarnya potongan video ceramah Muhammad Jusuf Kalla tanpa izin. Ia menilai laporan yang diajukan ke kepolisian dilakukan secara gegabah.

“Para pelapor menjadikan potongan video pihak lain sebagai bahan laporan, padahal mereka tidak hadir saat ceramah tersebut berlangsung,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa perekaman dan penyebaran materi ceramah tersebut tidak memiliki izin, sehingga laporan yang diajukan dinilai tidak layak untuk diproses oleh kepolisian.

Sebagai warga negara pemeluk Kristen Protestan, Sutrisno mengaku keberatan dengan tindakan sekelompok pihak yang mengatasnamakan ormas Kristen dalam membuat laporan tersebut. Ia menegaskan bahwa ormas keagamaan tidak dibentuk untuk kepentingan politik praktis.

Terkait polemik ini, Sutrisno menyampaikan sejumlah sikap tegas. Ia meminta elit ormas Kristen menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada umat karena dinilai ceroboh memanfaatkan organisasi untuk kepentingan tertentu. Menurutnya, umat Kristen tidak pernah memberikan mandat kepada ormas mana pun untuk membuat laporan polisi.

Selain itu, ia menilai laporan yang mengatasnamakan ormas lebih bernuansa politik dan hanya menguntungkan segelintir elit. Bahkan, langkah tersebut dinilai berpotensi merugikan umat Kristen karena memicu kegaduhan di tengah masyarakat.

Sutrisno juga menegaskan bahwa laporan dugaan tindak pidana seharusnya bersifat pribadi, bukan mengatasnamakan organisasi. Karena itu, ia menyarankan agar laporan tersebut ditarik dan, jika diperlukan, diajukan kembali secara individu.

Lebih lanjut, ia mendorong Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia untuk bersikap proaktif dalam mengawasi dan menertibkan aktivitas ormas Kristen agar tidak terlibat dalam politik praktis. Ia juga menyarankan agar Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia bersama Konferensi Waligereja Indonesia mengedepankan dialog dengan Muhammad Jusuf Kalla guna meluruskan maksud pernyataan yang dipersoalkan.

Menutup pernyataannya, Sutrisno mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menolak diskriminasi dan intoleransi serta mengedepankan semangat gotong royong demi menjaga keutuhan Indonesia di tengah dinamika global.

Penulis : Marnaek Panggabean.

Editor: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

LIPPSU: Mengurus Kebun PSU Seluas 14.276 Hektare Dengan Jurus “Sambar Gledek”, Puluhan Miliar Rupiah Uang Ikut Tersambar Petir

MEDAN, PRIMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Sabtu…

1 Juni 2026

Ada Ketua Kelas di Pemprovsu Ingin Preteli Proyek RS Haji Rp484 Miliar?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

1 Juni 2026

John Ester Lase : Rehabilitasi Puskesmas Medan Sudah Dirancang Matang

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata…

1 Juni 2026

LIPPSU: Hanya Pendekar Mabuk Yang Bisa Batalkan Putusan MA dan PK

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…

1 Juni 2026

LIPPSU: Tok, Tok, Tok… Putusan MA dan PK Sudah Sah, PT Sompo Insurance Wajib Penuhi Hak Konsumen dan Jangan “Lari Malam”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, Minggu (31/5/2026), menyoroti belum tuntasnya sengketa…

1 Juni 2026

LIPPSU: Sudah Tahu Ada Gangguan Blackout PLN Tapi Mengapa Didiamkan Saja Sampai Rakyat Menjerit-Jerit, Lalu Minta Maaf

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Minggu…

1 Juni 2026