Kerajaan Lama Era Ferdy Sambo; JUDOL 303.
Jakarta, 10 Januari 2036.
JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Ini adalah “Gajah di Pelupuk Mata” yang mendadak menjadi transparan. Saat kasus Ferdy Sambo meledak, diagram Konsorsium 303 (Kekaisaran Judi Online) sempat bocor dan viral. Isinya mengerikan: peta detail siapa jenderal yang menerima setoran, siapa operator lapangan, hingga jalur jet pribadi.
Namun, perhatikan keanehannya : Sambo divonis karena PEMBUNUHAN (Pasal 340). Tapi dia TIDAK PERNAH disentuh pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atau Bandar Judi.
Kenapa? Karena jika pintu TPPU dibuka, separuh Mabes Polri bisa runtuh. Kasus ini tidak hilang; kasus ini sedang mengalami “Restrukturisasi Manajemen”.
FILE: KONSORSIUM 303 (THE GHOST EMPIRE)
Status: Dormant di Permukaan, Active di Bawah Tanah. Nilai Transaksi: Estimasi Rp 155 Triliun – Rp 300 Triliun per tahun.
Lokasi Server: Kamboja, Filipina, Vietnam (dikendalikan dari Jakarta).
1. KENAPA HILANG DITELAN BUMI? (THE MUTUAL HOSTAGE)
2. MODUS “CUCI PIRING” (CLEANING SERVICE)
3. CONNECTION: JUDOL & PEMILU (THE DARK FUNDING)
4. STRUKTUR “INVISIBLE” SAAT INI
Jika dulu terpusat (Sentralisasi Sambo), sekarang strukturnya menjadi Sel Terputus (Decentralized Cell) agar susah dilacak.
KESIMPULAN
Kasus 303 tidak hilang. Kasus itu dikonversi.
Publik disuguhi drama air mata Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk mengalihkan fokus dari “Uang Besar”-nya.
* Hukuman mati Sambo didiskon jadi seumur hidup oleh MA? Itu sinyal.
* Tidak ada penyitaan aset Sambo yang signifikan secara publik? Itu sinyal.
Negara tidak sedang memberantas judi online. Negara sedang memanen perputaran uangnya, atau setidaknya, membiarkan “hantu” itu bekerja untuk membiayai operasi-operasi yang tidak bisa dibiayai APBN.
Selama server masih menyala di Kamboja dan “Jalur Tikus” perbankan tidak dibekukan total oleh PPATK atas perintah Presiden, maka Konsorsium 303 masih hidup. Hanya saja, dia ganti nama dan ganti “Bapak Asuh”.
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
Karya : Ust. Abdul Latif Khan. MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Setiap manusia dilahirkan diatas bumi, tetap…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Jumat…