Categories: News

BREAKING NEWS !!! Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Cilacap, 13 Maret 2026.

CILACAP, PROMEDIA.NEWS | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah; Syamsul Auliya Rachman, pada Jumat (13/3/2026).

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

“Benar,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi awak PromediaNews terkait operasi senyap yang dilakukan tim KPK di wilayah Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026).

Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK turut mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah didalami. Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah belum mengungkap secara rinci kasus yang menjerat kepala daerah tersebut.

Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan sebelum menentukan status hukum mereka, apakah sebagai saksi atau ditetapkan sebagai tersangka.

Penindakan terhadap Bupati Cilacap ini menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Informasi awal menyebutkan OTT tersebut juga menjadi salah satu penindakan terhadap kepala daerah yang terjadi dalam periode bulan Ramadan tahun ini.

KPK menyatakan proses pemeriksaan masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut mengenai perkara ini akan disampaikan kepada media dan publik setelah proses klarifikasi awal selesai.

KPK menjelaskan kasus yang membuat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terjaring operasi tangkap tangan (OTT). KPK menyebut adanya dugaan penerimaan yang diperoleh Bupati Syamsul dari sejumlah proyek di Cilacap.

“Diduga adanya penerimaan yang dilakukan oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Total ada 27 orang yang terjaring dalam OTT ini. Jumlah itu termasuk Bupati Syamsul.

“Hari ini tim mengamankan sejumlah 27 orang, salah satunya adalah Bupati Cilacap,” ungkap Budi.

Budi mengatakan 27 orang yang terjaring terdiri dari penyelenggara negara dan swasta. Dia menyebut semua yang terjaring saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Dari penyelenggara negara ASN dan mungkin ada beberapa juga dari pihak swasta dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif di sana. Sejauh ini informasi yang kami terima (Wakil Bupati) tidak ada,” kata Budi.

Dugaan Kasus: Penangkapan ini diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Jumlah yang Diamankan: Total ada sekitar 27 orang yang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk beberapa pejabat lainnya.

Status Terkini: Bupati beserta rombongan telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

By: Syafaruddin Sikumbang.

redaksipro

Recent Posts

Mengenal Ulama Dunia, Renungan Berdasarkan Pandangan Imam Al-Ghazali

Oleh: Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Sebagai seorang mukmin hamba Allah dan Umat…

19 Juli 2026

LIPPSU: PKH dan KIP Warga Medan “Digergaji” Hingga Putus, Rico Waas Asyik Nobar Piala Dunia Sambil Teriak ‘Hajar Terus, Bro, Ya, Ya.. Gooool’

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Gelombang pemutusan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar…

19 Juli 2026

LIPPSU: Bapenda Medan Sudah Berkali-kali Merayu Wajib Pajak, Tapi Upah Pungut Kepling Nunggu “Terbawa Arus Air Terjun Sigura-gura”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M Sinik,…

19 Juli 2026

Dengar Celotehnya Wanita Ini : “Sepanjang-panjangnya Ular Anaconda, Lebih Panjang Antrean BBM”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai SPBU Sumatera Utara yang…

19 Juli 2026

Antre BBM Belum Usai, Mobil Tangki Pertamina “Kencing” Pula Tengah Malam

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di…

19 Juli 2026

Perang Mulut Tak Kunjung Mereda Macam Adu Tarung Pedang Samurai, Pantas Antre BBM Belum Usai

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

19 Juli 2026