Ragam

Mengenal Ulama Dunia, Renungan Berdasarkan Pandangan Imam Al-Ghazali

Serial Renungan dari Mihrab Maya

Oleh: Ust Abdul Latif Khan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Sebagai seorang mukmin hamba Allah dan Umat Muhammad Rasulullah, perlunya mengenal lebih dekat dan mencari ulama dan guru mursyid yang membawa kita kejalan Allah dan Rasulullah.

Karena tidak semua orang yang berilmu dekat dengan Allah.

Tidak semua yang pandai berbicara tentang agama dicintai oleh-Nya.

Ada ulama yang menjadikan ilmunya sebagai jalan menuju akhirat.

Namun ada pula yang menjadikan ilmunya sebagai tangga menuju dunia.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ ‘Ulum al-Din memberi peringatan yang sangat keras tentang golongan yang beliau sebut sebagai ulama dunia.

Mereka adalah orang-orang yang memiliki ilmu agama, tetapi orientasi hidupnya bukan lagi mencari ridha Allah.
– Yang mereka cari adalah pujian.
– Kedudukan.
– Kekuasaan.
– Harta.
– Popularitas.

Ilmu yang seharusnya membimbing manusia kepada Allah justru dijadikan alat untuk memperoleh keuntungan dunia.
– Ketika Ilmu Kehilangan Ruhnya
– Ilmu adalah cahaya.
– Cahaya ilmu akan padam ketika niat berubah.
– Lisan masih berbicara tentang keikhlasan.
– Tetapi hati sibuk menghitung keuntungan.
– Ceramah semakin ramai.
– Pengikut semakin banyak.
– Panggung semakin luas.
– Rasa takut kepada Allah justru semakin berkurang.
– Inilah musibah yang sangat ditakuti oleh para ulama salaf.

Tanda-Tanda Ulama Dunia

Imam Al-Ghazali menjelaskan beberapa ciri yang patut diwaspadai :
– Mereka lebih senang mendekati para penguasa daripada mendekat kepada orang-orang miskin.
– Mereka menyampaikan kebenaran selama tidak mengganggu kepentingan dirinya.
– Mereka enggan menegur kezaliman ketika khawatir kehilangan jabatan, fasilitas, atau penghormatan.
– Mereka merasa bahagia ketika dipuji.
– Namun merasa tersinggung ketika dikritik.
– Ilmu menjadi alat mempertahankan kedudukan.
– Bukan sarana menyelamatkan manusia.
– Bahaya yang Tidak Terlihat
– Ulama dunia mungkin masih menghafal ayat.
– Masih mengutip hadis.
– Masih berbicara tentang surga dan – neraka.
– Tetapi jika semua itu dilakukan demi dunia, maka ilmu tersebut tidak lagi menjadi penyelamat.

Imam Al-Ghazali mengingatkan bahwa ilmu yang tidak melahirkan rasa takut kepada Allah justru dapat menjadi hujjah yang memberatkan pemiliknya pada Hari Kiamat.
– Semakin luas ilmunya.
– Semakin besar pula pertanggungjawabannya.

Ulama Akhirat

Sebaliknya, ulama akhirat selalu takut kepada Allah.
– Ia lebih khawatir terhadap amalnya sendiri daripada sibuk menilai orang lain.
– Ia tidak menjual fatwa demi kepentingan siapa pun.
– Ia tidak mengubah kebenaran demi tepuk tangan manusia.
– Ia berbicara karena amanah.
– Ia diam karena hikmah.
– Ia mengajar agar manusia semakin dekat kepada Allah, bukan semakin kagum kepada dirinya.

*Muhasabah*

Tulisan ini bukan untuk menunjuk siapa pun.
Bukan pula untuk menghakimi seseorang.

Imam Al-Ghazali menulis nasihat ini agar setiap pencari ilmu, dai, ustaz, khatib, guru, dan siapa pun yang berbicara tentang agama terlebih dahulu memeriksa hatinya sendiri.
– Mengapa kita belajar?
– Mengapa kita berbicara?
– Mengapa kita berdakwah?
– Apakah semua itu benar-benar karena Allah?
– Ataukah perlahan dunia telah menyelinap ke dalam hati tanpa kita sadari?

Semoga Allah menjadikan ilmu kita sebagai cahaya yang membimbing menuju surga.

Bukan sebagai sebab penyesalan pada hari ketika harta, jabatan, dan popularitas tidak lagi memiliki nilai di hadapan-Nya.

«”Barang siapa mengajarkan ilmu yang seharusnya dicari demi wajah Allah, tetapi ia mempelajarinya hanya untuk memperoleh dunia, maka ia tidak akan mencium aroma surga.”
(HR. Abu Dawud no. 3664, dinilai sahih oleh sejumlah ulama seperti Al-Albani)»

*Ya Allah, anugerahkan kepada kami ilmu yang bermanfaat, hati yang ikhlas, lisan yang jujur, dan akhir kehidupan yang Engkau ridhai. Āmīn.*

Editor : Ust M. Ismail Chair Tanjung, Sh.I

redaksi2

Recent Posts

Lima Rumah Rusak akibat Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan. Ada apa?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Suara ledakan dahsyat menggegerkan warga dan pengguna jalan di seputaran Jalan Perhubungan…

20 Juli 2026

LIPPSU: Kepling Disuruh Nobar Sambil Teriak Teriak, Pulang Subuh Dibentak Istri Tuntut Upah Pungut Yang Masih Disembunyikan Di Meja Kepala Bapenda Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menyoroti keluhan para Kepala Lingkungan…

20 Juli 2026

Aliran Uang Haram Diduga ‘Mengalir’ Di Bawah Meja Kapolres Binjai Sebagai Upeti di Balik Judi ‘Las Vegas’ Binjai

BINJAI, PROMEDIA.NEWS - Deru mesin ketangkasan dan aroma asap rokok menyeruak dari sebuah bangunan samar…

20 Juli 2026

Dugaan Korupsi & Jual Beli Menguat, JAGA MARWAH: Banyak Pejabat Bermasalah Dilantik di Kepemimpinan Rico Waas

MEDAN – Di tengah euforia masyarakat menyambut keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026, perhatian publik…

20 Juli 2026

Dana BOS Miliaran, Kepala SMAN 1 Batang Kuis Diduga Pungli Siswa Baru Rp100 Ribu per Siswa

DELI SERDANG, PROMEDIA.NEWS - Awal tahun ajaran baru 2026, SMAN 1 Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang,…

20 Juli 2026

Aseng Kayu Mafia Judi Brahrang Binjai Kebal Hukum, Didemo AFMS “Dikeker” Poldasu

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Polda Sumatera Utara berjanji akan menindaklanjuti laporan warga terkait awetnya judi milik…

20 Juli 2026