Ragam

Ketika Umat Butuh Hiburan, Mereka Ingin Ustadz Menjadi Penghibur, Bukan Penuntun. Ada Apa?

Oleh: Ust Abdul Latif Khan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS Ada sesuatu yang sedang berubah di tengah umat. Banyak orang datang ke majelis bukan lagi untuk mencari kebenaran, tetapi mencari kenyamanan. Bukan untuk ditegur, tetapi untuk dihibur. Bukan agar hatinya berubah, tetapi agar suasana hatinya membaik.

Akibatnya, ukuran seorang ustadz pun perlahan bergeser.

  • Bukan lagi seberapa kuat ia mengantarkan manusia kepada Allah.

  • Tetapi seberapa pandai ia membuat jamaah tertawa.

  • Bukan lagi seberapa berani ia menyampaikan kebenaran.

  • Tetapi seberapa sedikit ia menyinggung perasaan.

Ketika Dakwah Diukur dari Tawa

  • Padahal para nabi tidak diutus untuk menghibur manusia.

  • Mereka diutus untuk memberi petunjuk.

  • Terkadang petunjuk itu membuat hati tenang.

  • Namun tidak jarang petunjuk itu juga membuat hati gelisah karena dosa-dosa yang selama ini disembunyikan.

Al-Qur’an sendiri berkali-kali mengguncang hati.

Ia mengingatkan tentang kematian.

  • Tentang kubur.

  • Tentang hisab.

  • Tentang neraka.

  • Tentang surga.

  • Tentang taubat.

  • Tentang akhir kehidupan.

Semua itu bukan untuk membuat manusia putus asa, tetapi agar mereka kembali kepada Allah.

Dakwah Bukan Sekadar Membuat Orang Betah Duduk

Majelis ilmu memang boleh disampaikan dengan bahasa yang lembut, indah, bahkan sesekali diselingi humor yang tidak berlebihan.

Namun tujuan akhirnya bukanlah tawa.

Tujuan akhirnya adalah berubahnya hati.

Sebab jika seseorang pulang dari majelis hanya membawa cerita lucu, tetapi tidak membawa taubat, maka ada sesuatu yang perlu direnungkan.Mengapa Ini Terjadi?

  • Karena hati telah terlalu lama dipenuhi hiburan.

  • Setiap hari mata dimanjakan.

  • Telinga dimanjakan.

  • Pikiran dimanjakan.

Akhirnya nasihat yang mengajak muhasabah terasa berat.

  • Padahal obat sering kali pahit.

  • Bukan karena ingin menyiksa.

  • Tetapi karena ingin menyembuhkan.

Ustadz Bukan Artis Panggung

  • Seorang dai bukan sedang berlomba menjadi orang paling lucu.

  • Ia memikul amanah para nabi.

  • Kadang ia harus menyampaikan ayat yang membuat orang menangis.

  • Kadang ia harus mengingatkan tentang dosa yang selama ini disembunyikan.

  • Kadang ia harus mengatakan yang benar, meskipun tidak semua orang menyukainya.

Bila semua nasihat harus mengikuti selera manusia, lalu siapa yang akan mengingatkan manusia ketika mereka mulai jauh dari Allah?

Muhasabah untuk Kita Semua

Mungkin yang perlu berubah bukan cara para ustadz berdakwah.

Mungkin yang perlu diperbaiki adalah cara kita datang ke majelis.

  • Datang bukan untuk mencari hiburan.

  • Datanglah untuk mencari hidayah.

Karena hidayah tidak selalu membuat kita tertawa.

Sering kali ia membuat kita menangis.

Tangisan itulah yang menghapus dosa.

Tangisan itulah yang melembutkan hati.

Tangisan itulah yang mengantarkan seorang hamba kembali kepada Rabb-nya.

Semoga Allah menjadikan hati kita mencintai nasihat meskipun terasa pahit, mencintai kebenaran meskipun menegur, dan mencintai para ulama yang membimbing kita menuju keselamatan, bukan sekadar menghibur kita di dunia.

“Sebab seorang penuntun mungkin tidak selalu menyenangkan, tetapi ia akan mengantarkanmu sampai ke tujuan. Adapun penghibur mungkin membuatmu tertawa di sepanjang perjalanan, namun belum tentu membawamu selamat hingga akhir.”

Editor : Ust. M Ismail Chair Tanjung, Sh.I

redaksi2

Recent Posts

Muhibuddin Kejatisu Masuk Tim 9, Febrie Adriansyah Mantan Jampidsus Ditahan

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Ada sosok Kajati Sumut Muhibuddin dalam Tim 9 Kejaksaan Agung yang diketuai…

25 Juli 2026

Babak Baru Skandal Eks Jampidsus Febrie

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS - Penanganan kasus dugaan korupsi dan pelanggaran hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung…

25 Juli 2026

KPK Didesak Minta Data Pokir, Biaya Perjalanan Dinas DPRD Serta Proyek Pengadaan Provinsi Sumatera Utara Beserta Kab/Kota, Jangan Tebang Pilih

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk segera meminta seluruh pemerintah daerah di…

25 Juli 2026

Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan Dan Borgol. LIPPSU: Hukum DItabrak Orang Berduit Saja, Di Penjara Pun Nanti Ada Ruangan Mewah, Ada Dayang-Dayang dan Pakai AC

JAKARTA, PROMEDIA. NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari A.M…

25 Juli 2026

Mhd Hamdani Direktur CV. Global Mandiri Selaku Terdakwa Berikan Fee Kepada Mantan Kadis Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Benny Iskandar Nasution Rp645 Juta

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Mhd Hamdani selaku direktur CV. Global Mandiri sekaligus terdakwa mengaku memberikan fee…

25 Juli 2026

Disorot Proyek Revitalisasi SDN 037 Karya Indah Rp2,651 Miliar Pakai Kayu Bekas, Publik Desak Kejaksaan Bertindak Usut Kepsek Terindikasi Korupsi

PEKANBARU, PROMEDIA.NEWS - Proyek revitalisasi SDN 037 Karya Indah senilai Rp2,651 miliar menuai sorotan tajam.…

25 Juli 2026