Categories: News

SIMFONI YANG SUMBANG — Misteri Gitar Listrik dan Kacamata Retak

Laporan Khusus : Lhynaa Marlinaa (Marlina)

Jakarta, 5 Februari 2026.

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Ada yang janggal dari kepingan puzzle masa lalu ini. Kita sering disuguhi cerita sedih: Kisah kemiskinan, rumah pinggir kali, hingga kacamata retak yang tak terbeli karena tak punya uang. Narasi yang menyentuh hati, bukan?

Tapi tunggu dulu.

Di sisi lain, muncul narasi kebanggaan tentang hobi musik cadas, lengkap dengan Gitar Listrik di era 80-an.

🎸 Mari Pakai Logika Sederhana:

Di tahun 80-an, gitar listrik adalah barang mewah. Harganya selangit, belum lagi amplifier-nya. Hanya anak orang kaya yang bisa memilikinya.

Pertanyaannya:

Bagaimana mungkin seseorang mampu membeli instrumen musik mahal, tapi di saat bersamaan mengaku tak mampu mengganti kacamata yang merupakan kebutuhan primer matanya?

Apakah gitar itu cuma properti foto? Atau cerita kemiskinan itu yang cuma “naskah drama”?

Misteri Wajah & Nama

Belum lagi soal fisik. Kadang Mulyono, kadang Jack. Kadang berkumis tebal belah tengah, kadang klimis belah samping.

Perbedaan ini bukan sekadar ganti gaya, tapi seperti melihat dua sosok berbeda dalam satu lini masa kehidupan.

Tabu Transparansi

Dan puncaknya: Selembar Ijazah.

Di negara demokrasi, riwayat pendidikan pejabat harusnya jadi kebanggaan yang dipajang. Tapi di sini? Ia diperlakukan seperti dokumen rahasia negara, atau “aib” yang disembunyikan rapat-rapat.

Semakin ditutupi, semakin liar spekulasi rakyat.

KESIMPULAN:

Kita seperti sedang menonton teater kolosal.

Pertanyaannya bukan lagi “Siapa yang main gitar?”, tapi “Sampai kapan kita dipaksa percaya pada skenario yang penuh lubang ini?”

Logika rakyat tidak bisa dibohongi selamanya.

Penulis: Lhynaa Marlinaa (Marlina) https://www.facebook.com/share/1CtvyzonYV  Daily Vlog | News Agregator | Citizen Journalist

By: Syafaruddin Sikumbang,

redaksipro

Recent Posts

LIPPSU: Mengurus Kebun PSU Seluas 14.276 Hektare Dengan Jurus “Sambar Gledek”, Puluhan Miliar Rupiah Uang Ikut Tersambar Petir

MEDAN, PRIMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Sabtu…

1 Juni 2026

Ada Ketua Kelas di Pemprovsu Ingin Preteli Proyek RS Haji Rp484 Miliar?

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

1 Juni 2026

John Ester Lase : Rehabilitasi Puskesmas Medan Sudah Dirancang Matang

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata…

1 Juni 2026

LIPPSU: Hanya Pendekar Mabuk Yang Bisa Batalkan Putusan MA dan PK

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…

1 Juni 2026

LIPPSU: Tok, Tok, Tok… Putusan MA dan PK Sudah Sah, PT Sompo Insurance Wajib Penuhi Hak Konsumen dan Jangan “Lari Malam”

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik, Minggu (31/5/2026), menyoroti belum tuntasnya sengketa…

1 Juni 2026

LIPPSU: Sudah Tahu Ada Gangguan Blackout PLN Tapi Mengapa Didiamkan Saja Sampai Rakyat Menjerit-Jerit, Lalu Minta Maaf

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Minggu…

1 Juni 2026