News

Mobil Listrik Bobby Nasution Status Aset Pemko Medan Terbakar, Tuai Polemik

By.: Ir. Syafaruddin Sikumbang

Medan, 9 Januari 2026.

MEDAN, PROMEDIA.NEWS | Mobil listrik Hyundai IONIQ 5 N yang terbakar di sebuah bengkel Jalan Sei Asahan pada Rabu (7/1/2026), milik Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menimbulkan tanda tanya baru. Diduga kuat mobil tersebut merupakan aset daerah milik Pemerintah Kota Medan.

“Ini patut dipertanyakan karena pada 2023 lalu, Pemko Medan melakukan pengadaan 10 unit mobil listrik baru sebagai kendaraan dinas pejabat mereka. Jangan-jangan yang terbakar di Jalan Sei Asahan itu masih tercatat sebagai aset Pemko Medan,” ujar pegiat anti korupsi, Andi Nasution kepada Hastara.id, Jumat, 9 Januari 2026.

Pengadaan kendaraan dinas berupa mobil listrik itu, menurut Andi Nasution, turut diberikan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan.

“Nilainya satu unit mencapai Rp800 juta lebih, diperuntukkan untuk pimpinan Forkopimda Kota Medan. Bagian Umum Setdako Medan harus mengklarifikasi mobil listrik yang terbakar itu apakah masih bagian dari aset pemko apa tidak,” tegas dia.

Merespons ini, Kepala Bagian Umum Setdako Medan, Rasyid Ridho Nasution, memastikan bahwa mobil listrik dimaksud bukanlah merupakan aset milik mereka.

“Setelah saya konfirmasi ke bagian aset kami, mobil listrik yang terbakar jenis tersebut sebagaimana dengan yang ditanyakan, bukan merupakan aset Pemko Medan,” ujarnya menjawab konfirmasi Hastara.id, Jumat sore.

Ridho Nasution menyatakan, aset kendaraan dinas berupa mobil listrik yang dibelanjakan pada 2023 lalu, masih dipakai atau dilanjutkan pemakaiannya oleh pimpinan Pemko Medan saat ini.

“Mobil listrik wali kota yang lalu sekarang ini dipakai oleh wakil wali kota yang sekarang. Sementara mobil dinas wali kota sekarang merupakan bekas kendaraan dinas yang dipakai wakil wali kota sebelumnya. Intinya semua kendaraan dinas yang merupakan aset Pemko Medan sebelumnya, masih dimanfaatkan oleh pimpinan saat ini,” terangnya.

Diakuinya bahwa semenjak ia menjabat kembali, belum ada pengadaan baru untuk kendaraan dinas di lingkungan Pemko Medan. Disebutnya semua kendaraan dinas yang sudah diadakan lewat APBD tetap dioptimalkan sebagaimana fungsi dan peruntukannya.

Mobil Listrik Terbakar diduga milik Perusahaan Bobby Nasution.

 

Dugaan satu unit mobil listrik yang terbakar di salah satu lahan bangunan mirip bengkel yang berisi puluhan mobil di Jl. Sei Asahan, Medan milik Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, ternyata benar.

Data yang diperoleh wartawan dari online Samsat Keliling Medan Selatan 2, Pemprov Sumut, Kamis (8/1/2026), mobil listrik merek Hyundai IONIQ 5 N dengan nomor plat BK 1373 AFV tersebut tercatat atas nama sebuah perusahaan. Perusahaan real estate itu bernama PT. Wirasena Cipta Reswara dengan beralamat di Komp. Tasbi Setiabudi Square No.28, Kel. Tanjungsari, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, dipastikan milik Gubsu Bobby Nasution.

Saat ditelusuri profil PT. Wirasena Cipta Reswara di laman antikorupsi.org, Indonesia Corruption Watch (ICW), disebut bahwa Bobby Nasution merupakan komisaris di perusahaan tersebut. Ia memiliki saham senilai Rp9,3 miliar.

Salah satu proyek PT. Wirasena Cipta Reswara adalah pembangunan perumahan bersubsidi Sukabumi Sejahtera Satu yang bekerjasama dengan pemerintah dan Bank BTN di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat.

Perusahaan itu juga memperluas ekspansi ke sektor tambang, dengan menanam saham Rp5,7 miliar di PT. Sambas Minerals Mining.

Bobby Nasution merupakan salah satu pemegang saham mayoritas di Takke Group bersama Lauren M Takke. Sebanyak 10-20 persen saham Bobby di Takke Group. Takke group memegang proyek berupa Kemang View, Metro Galaxy dan Gardenia Bogor. Takke Group memiliki cadangan lahan 2,5 hektar di mana akan dikembangkan properti dan perkantoran.

Sementara sumber awak media yang merupakan mantan pejabat yang namanya tidak ingin disebutkan mengatakan bahwa lahan dan bangunan mirip bengkel tempat terbakarnya mobil listrik tersebut juga milik Bobby Nasution.

‘’Bangunan mirip bengkel punya Bobby itu. Iya, dia punya itu waktu masih Wali Kota Medan,’’ kata sumber melalui pesan WhatsApp.

Awak media yang terus berupaya mengkonfirmasi persoalan tersebut kepada Gubsu Bobby Nasution belum juga berhasil. Berulang kali dihubungi dan kirim pesan, tidak direspons. Pesan WhatsApp yang dikirim centang dua tanda dibaca, namun tidak dibalas. Begitu juga saat ditelepon tidak diangkat.

redaksipro

Recent Posts

Jadi Sorotan Publik, Temuan BPK RI Atas Pengelolaan Pendapatan Tahun 2024 Di PT BNI

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VII dalam Laparan…

2 Juni 2026

LIPPSU: Akomodasi AFF U-19 Urusan PSSI, Jangan Sebarkan Informasi Sesat Sudutkan Rico Waas dan Pemko Medan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

2 Juni 2026

LIPPSU: Di Sini Kepling Batuk-Batuk, Di Sana Kepling Joget-Joget Terima Upah Pungut Setelah Kerja

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

2 Juni 2026

Ketika Harus Menyaksikan Hembusan Nafas Terakhir dari Orang yang Kau Cintai

Oleh : Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Setiap manusia yang hidup pasti meninggal…

2 Juni 2026

Kubur Bukan Tempat Kematian, Ia Adalah Gerbang Kehidupan yang Baru

Oleh : Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Banyak orang memandang kubur sebagai akhir…

2 Juni 2026

“Para Penghuni Neraka”

Oleh : Ust Abdul Latif Khan MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Serial Muhasabah dari Mihrab Maya hari…

2 Juni 2026