Kapal Induk USS Gerald Ford Bersiap Tinggalkan Laut Merah Usai Insiden Kebakaran

News166 Dilihat

Timur Tengah, 19 Maret 2026.

TIMUR TENGAH,PROMEDIA.NEWS | Kapal induk USS Gerald R. Ford (CVN-78) sedang bersiap meninggalkan Laut Merah untuk menjalani perbaikan di pangkalan Angkatan Laut AS di Kreta, Yunani, setelah kebakaran pekan lalu.

Seorang pejabat senior AS mengkonfirmasi kepada USNI News pada Selasa (17/3/2026) bahwa Ford akan berangkat ke Pangkalan Dukungan Angkatan Laut Souda Bay selama lebih dari seminggu untuk perbaikan di dermaga. Pejabat tersebut mengonfirmasi laporan di sebuah media berita lokal Yunani yang mengatakan Ford akan kembali ke Kreta.

BACA JUGA :  Pajak Plat Merah Dibegal, Sekretaris Bapenda Sumut Tuding Rakyat Tidak Patuh, Mesin Birokrasi Sendiri Bocor Rp108 Miliar

Kebakaran pada 12 Maret, yang terjadi di fasilitas pencucian pakaian bagian belakang, mengakibatkan respons pengendalian kerusakan besar yang menyebabkan pengungsian bagi para pelaut di seluruh kapal induk dan mengganggu operasi di seluruh kapal.

Seorang pelaut dievakuasi secara medis dari kapal induk setelah terluka dalam upaya pengendalian kerusakan dan berada dalam kondisi stabil, sementara dua lainnya dirawat karena luka robek. Lebih dari 200 pelaut dirawat karena menghirup asap dan kembali bertugas.

BACA JUGA :  LIPPSU AKSI PEDULI; Pembagian 300 Paket Sembako kepada Kaum Duafa di Kota Matsum dan Aceh Tamiang

“Akibat kebakaran, beberapa ruang tidur dan selanjutnya, lebih dari 100 ranjang hilang,” kata juru bicara Pentagon kepada USNI News dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, The New York Times pada Senin melaporkan bahwa kebakaran yang terjadi di atas kapal induk AS Gerald R. Ford saat beroperasi di Timur Tengah, sebagai bagian dari perang AS-Israel yang sedang berlangsung dengan Iran, telah menyebabkan lebih dari 600 anggota militer kehilangan tempat tidur.

BACA JUGA :  Demo di DPRD Sumut Berakhir Ricuh : Mahasiswa Dipukuli, Pedagang Kopi dan Kurir Shopee Ikut Terseret, Wartawan Dibentak Polisi dan Dipukuli

By: Syafaruddin Sikumbang.