Karya : Ust Abdul Latif Khan.
MEDAN, PROMEDIA.NEWS – Pagi itu, bukan pagi yang biasa. Seorang khalifah yang adil, Umar bin Abdul Aziz, sedang dihadapkan pada tumpukan urusan kaum muslimin.
Di hadapannya ada perkara-perkara yang menuntut keputusan segera, hak rakyat yang harus dikembalikan, kezaliman yang harus dihentikan, dan amanah yang tak boleh ditunda.
Namun tubuhnya lelah…
Semalaman ia hampir tidak tidur, memikirkan nasib umat, menulis surat, dan menimbang keadilan dengan hati yang takut kepada Allah.
Dalam keadaan letih itu, ia berkata kepada anaknya:
> “Wahai anakku, nanti siang aku akan menyelesaikan urusan ini…”
Bukan karena ia meremehkan amanah…
tetapi karena ia manusia, yang lelah, yang butuh jeda, yang merasa masih memiliki waktu.
Namun….
Anaknya, yang tumbuh dalam didikan iman, tidak melihat kelelahan ayahnya saja. Ia melihat sesuatu yang lebih besar:
Ketidakpastian umur.
Dengan suara yang lembut namun menghunjam, ia berkata :
> “Wahai ayahku… apakah engkau yakin masih hidup sampai siang?”
Kalimat itu, datang seakan memecah langit hati seorang khalifah.
Umar tersentak.
Ia sadar, yang ia tunda bukan sekadar pekerjaan,
tetapi amanah yang bisa jadi akan ditanyakan sebelum ia sempat menyelesaikannya.
Ia pun bangkit….
Mengusir lelahnya, menguatkan jiwanya, lalu segera menyelesaikan urusan kaum muslimin saat itu juga.
Karena ia tahu, menunda kebaikan, bisa berarti kehilangan kesempatan selamanya.
🌿 Pelajaran yang Menusuk Jiwa
Umar tidak salah karena lelah, tetapi ia hampir tergelincir karena merasa “masih ada waktu”.
Dan bukankah itu, penyakit kita hari ini?
Kita menunda bukan karena tidak tahu, tetapi karena merasa umur masih panjang.
💔 Wahai Jiwa yang Sering Menunda
– Berapa banyak kebaikan yang kau tunda hari ini?
– Taubat yang kau tunda.
– Shalat yang kau lalaikan.
– Sedekah yang kau rencanakan tak diselesaikan
– Perubahan yang kau impikan.
Padahal, siapa yang menjamin engkau masih hidup sampai siang atau bahkan sampai malam?
🌧️ Muhasabah
Hari ini…..
jangan ulangi kesalahan yang hampir dilakukan oleh seorang khalifah.
Jika engkau mampu berbuat baik sekarang, maka lakukan sekarang.
Jangan tunggu siang.
Jangan tunggu malam.
Jangan tunggu tua.
Karena bisa jadi ajal lebih cepat dari rencanamu.
🤲 Doa
Ya Allah…
Ampuni kami yang sering menunda kebaikan.
Yang merasa waktu selalu panjang, yang lupa bahwa kematian begitu dekat dengan kami…
Bangunkan hati kami
sebelum Engkau bangunkan kami di alam kubur.
Jadikan kami hamba yang bersegera dalam ketaatan sebelum kesempatan itu benar-benar hilang.
“Apakah engkau yakin masih hidup sampai siang?”
Hari ini pertanyaan itu menggema….
Bukan di istana khalifah, tetapi di dalam hati kita.
Editor : Ust M. Ismael Chair Tanjung, S.PdI
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, menyoroti…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…
Karya : Ust. Abdul Latif Khan. MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Setiap manusia dilahirkan diatas bumi, tetap…
MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU), Azhari AM Sinik, Jumat…