News

Penangkapan Yaqut Adalah Anugerah Untuk Indonesia

Jakarta, 22 Maret 2026.

JAKARTA, PROMEDIA.NEWS | Saya termasuk orang yang merasa paling puas dengan penahanan si yaqut ini. Sebab sejak dulu saya jengkel banget melihat kelakuan ormasnya yang hobi membubarkan pengajian.

Saya selalu berpikir, “Apa hak mereka membubarkan pengajian? Emangnya mereka siapa?”

Mereka bertindak seolah-olah merekalah pemilik negeri ini. Seolah-olah mereka adalah satu-satunya ormas di dunia ini yang berhak menentukan: Mana aliran yang benar dan mana aliran yang salah.

Berbeda pendapat itu biasa. Beda aliran itu sangat biasa. Beda madzab pun sangat biasa. Beda ormas jauh lebih biasa.

Namun ormas tersebut selalu menyikapi perbedaan dengan aksi pembubaran pengajian, dan sudah banyak ustadz dan ulama yang menjadi korbannya.

Dan ketika dia diangkat sebagai menteri agama, saya sungguh tak habis pikir. Sebab menurut saya, dia ini masih sangat jauh levelnya untuk menjadi seorang menteri.

Apalagi karena sikapnya terlihat sangat subjektif, selalu terang-terangan dalam mengutamakan ormasnya.

Padahal sebagai pejabat, dia seharusnya berdiri di atas semua golongan, kan?

Salah satu ucapannya yang sangat MEMALUKAN adalah, “Kementerian agama adalah anugerah untuk NU.”

Subhanallah…. Ucapan yang sangat subjektif. Seakan-akan NU adalah pusat dunia, dan yang lain tidak penting.

Saya yakin, orang NU yang masih waras pun, tak akan setuju dengan ucapan seperti itu.

Maka hari ini, ketika dia akhirnya ditahan oleh KPK, semoga ini menjadi awal dari berakhirnya karir politik dan keormasannya.

Sebab menurut saya, orang seperti itu sangat tidak layak diberikan jabatan apapun.

Jika dulu dia berkata, “Kementerian agama adalah anugerah untuk NU,” maka hari ini kita perlu berkata:

Penangkapan Yaqut  Adalah Anugerah Untuk Indonesia

By: Syafaruddin Sikumbang 

redaksipro

Recent Posts

Ahli Pidana : Penangkapan Roy Suryo dan DR Tifa Tepat Diuji Melalui Praperadilan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Ahli hukum pidana Dr. Didit Wijayanto Wijaya menilai langkah mengajukan permohonan praperadilan…

28 Juni 2026

Tuduhan “Recehan” Dinilai Upaya Memecah Gerakan Mahasiswa

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Tuduhan bahwa aksi mahasiswa didanai atau "direcehi" oleh kelompok elite tertentu dinilai…

28 Juni 2026

LIPPSU: Kalau Aparat Berani Seperti Emak-Emak di Labura, Para Bandar Narkoba Pasti Hancur Lebur Macam Dihantam Meteor

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari AM Sinik,…

27 Juni 2026

LIPPSU: Di Sana APEKSI 2026 Habiskan Anggaran Miliaran, di Sini Kepling Disuruh Begadang Nunggu Upah Pungut di Sungai Deli

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) mengkritik kebijakan Pemerintah Kota Medan…

27 Juni 2026

Pungli Di Kemenag Kota Medan Seperti Penyakit Kanker, LIPPSU: Kepala  KUA Kota Medan Jadi Sapi Perahan dan Bulan-Bulanan

MEDAN, PROMEDIA.NEWS - Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pembangunan Propinsi Sumatera Utara Azhari A.M Sinik menilai…

27 Juni 2026

LIPPSU Desak Wali Kota Medan Perintahkan Pembongkaran Bangunan di Aset Pemko Contempo, Satpol PP Dinilai Tak Tegas

MEDAN – Polemik bangunan yang diduga berdiri di atas aset Pemerintah Kota (Pemko) Medan di…

27 Juni 2026